BETANEWS.ID, KUDUS – Rumah orang tua Kepala Kepolisian (Kapolres) Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) AKBP Bambang Sugihartono disatroni pencuri, Minggu (27/9/2020) siang. Rumah yang berada di Desa Gondangmanis RT 4 RW 8, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus tersebut saat kejadian dalam kondisi kosong.
Penghuni rumah Erna Andriyani (41) menuturkan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat kejadian, dia bersama penguni rumah lain sedang berlibur di Jepara.

“Jadi saya bersama ibuk, suami, dan keempat anak saya sedang tidak berada di rumah. Kami berangkat hari Sabtu (26/9/2020) pukul 10.00 WIB dan pulang hari Minggu (27/9/2020) sekitar jam 15.00 Wib,” tuturnya saat ditemui di kediamannya, Selasa (29/9/2020).
Baca juga: Berjam-Jam Perampok Satroni Rumah di Jalan Ahmad Yani Kudus, Gondol Rp 2 M
Menurutnya, ketika sampai rumah didapati pintu sudah terbuka dan dua kamar sudah acak-acakan. Saat itu, ibu Erna yang bernama Heni sugiharti (65) langsung syok dan segera menelepon anak pertamanya AKBP Bambang Sugihartono yang masih berdinas di Kabupaten Bintan.
“Saya masuk rumah, pintu samping sudah bobol. Kamar sudah berantakan dan harta berharga hilang,” jelasnya.
Selanjutnya, pihaknya segera melapor ke Polsek Bae dan dilanjutkan ke Polres Kudus. Hari Minggu (27/9/2020) itu juga, tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) langsung melakukan pemeriksaan di tempat kejadian.
“Setelah saya melapor, kemudian tim Inafis Polres Kudus datang. Juga ada yang dari Polda (Jawa Tengah),” tuturnya.
Kerugian Capai Rp 1 Miliar
Menurut Erna, barang yang digasak pencuri yakni keseluruhan barang milik ibunya. Yakni berupa uang Rp 600 juta serta perhiasan emas dan berlian sekitar Rp 400 juta. Sehingga, total kerugian harta yang dibawa maling mencapai Rp 1 miliar.
“Ini ibu masih syok sampai sekarang,” jelasnya.
Erna cukup menyesalkan kejadian tersebut. Karena kejadian tersebut terjadi 2,5 jam sebelum dirinya sampai di rumah setelah berlibur.
“Kalau dilihat dari CCTV pelakunya ada empat orang. Kira-kira waktunya empat menit,” tuturnya yang memasang CCTV sejumlah 12 titik di seluruh rumahnya.
Baca juga: Dari Curanmor hingga Perampokan, Polres Kudus Ungkap Tujuh Kasus Dalam Operasi Sikat Candi
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Agustinus David menuturkan, pihaknya masih memproses kasus tersebut. Dia menjelaskan, saat kejadian penghuni rumah tidak ada di tempat karena sedang berlibur di luar kota.
“Kronologi masih dalam tahap penyelidikan. Diduga beberapa orang, menggunakan sepeda motor terus masuk. Jadi dia melihat situasi setelah itu mengambil barang dengan cara merusak pintu rumah,” tuturnya.
Saat ini, kata David, pihaknya masih dalam proses penyelidikan. Pihaknya berharap kasus tersebut segera selesai dan pelakunya tertangkap.
“Masih proses penyelidikan. Moga-moga cepat terungkap,” tukasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

