BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi Utara Jalan Dukuh Kadilangon, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, terlihat pondok bunga. Di dalamnya, seorang pria mengenakan kaus oblong tampak sedang melayani pelanggan. Pria tersebut yakni Toni Hartadi (42) pemilik Pondok Bunga Vavinda.
Seusai melayani pelanggan, pria yang akrab disapa Toni itu sudi berbagi kisah tentang hidupnya. Dia mengatakan, mulai merintis usaha pondok bunga dua tahun silam. Dia mengaku, dua tahun lalu nekat merintis usaha pondok bunga, karena penghasilan di pekerjaan sebelumnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Sebelumnya saya bekerja jadi karyawan outsourcing BUMD Kudus selama enam tahun. Dengan gaji UMK (Upah Minimum Kabupaten) saya harus gali lubang tutup lubang untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Toni kepada Betanews.id, Jumat (7/8/2020).
Baca juga: Pondok Bunga Budi Karya, Tersedia Lebih 50 Jenis Aglonema yang Laris Manis
Awalnya, pria yang di kerjaan sebelumnya dapat tugas mengurus taman dan tanaman itu sering membawa pulang batang-batang tanaman yang habis dipotong. Dia kemudian menanamnya di depan kontrakan. Lambat laun, koleksi tanaman hiasnya pun jadi banyak dan dijajar rapi sehingga memantik perhatian orang yang lewat. Tak jarang pula mereka berhenti untuk membeli.
Setelah tahu nilai ekonominya dan minat tinggi masyarakat terhadap tanaman hias. Dia pun mantab merintis usaha tanaman hias, begitu surat pengunduran dirinya dikabulkan.
Toni menjelaskan, Pondok Bunga Vavinda menyediakan aneka jenis tanaman hias. Di antaranya, bunga krokot, tanam perdu, tanaman ashoka, tanaman adam hawa, monstera, aneka teratai, bougenvil, aglonema, aneka bonsai, dan masih banyak lagi.
“Untuk harga sangat terjangkau, mulai dari Rp 2 ribu. Kami juga menyediakan bibit pohon buah. Antara lain sawo, mangga, jeruk pamelo, dan lain sebagainya,” bebernya.
Baca juga: Bunga Adenium di Pondok Bunga Ambar Banyak Diminati Bapak-Bapak
Dia mengaku, dengan harga tanaman yang lebih murah dan bisa ditawar, serta kualitas tanaman yang unggul, kini ia sudah punya banyak pelanggan. Selain dari Kudus juga ada pelanggan yang datang dari daerah tetangga. Di antaranya, Jepara, Pati, serta Demak.
“Semoga saja usaha saya ini makin lancar dan berkembang pesat. Makin laris dan makin banyak pelanggan. Sehingga kelak saya bisa beli rumah dan punya lahan untuk berjualan tanaman hias,” tukasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin


BISA KASIH ALAMATNYA YG JUAL TANAMAN HIAS PAK. Atau WA klo ada