31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Seniman Sambat Tak Ada Penghasilan, Ganjar: ‘Silakan Pentas, Tapi Virtual’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sejumlah perwakilan seniman Jawa Tengah mendatangi kantor Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Rabu (5/8/2020). Mereka sambat tak lagi berpenghasilan sejak ada pandemi, sehingga meminta izin untuk menggelar pentas seperti saat sebelum wabah Covid-19.

Perwakilan seniman, Wartoyo dari Boyolali mengatakan, sejak ada Covid-19, pemerintah melarang adanya kerumunan, salah satunya adalah pentas hiburan. Itu berdampak pada banyaknya seniman yang tidak mendapat penghasilan.

Perwakilan seniman Jateng saat menemui Gubernur Ganjar Pranowo, Rabu (5/8/2020). Foto: Ist.

“Kami berharap pak Gubernur memberikan kelonggaran agar kami bisa pentas kembali seperti biasa,” kata Wartoyo.

-Advertisement-

Dengan bahasa halus, Ganjar menolak permintaan tersebut. Dirinya meminta para seniman bersabar dengan kondisi yang terjadi saat ini. Selain itu, Ganjar juga meminta para seniman tidak pasrah dengan kondisi terkini. Menurutnya, masih banyak cara yang dapat dilakukan agar tetap eksis, meskipun tidak harus dengan pentas seperti biasa.

“Kalau ngasih izin pentas seperti biasanya, tidak akan saya izinkan. Soalnya kondisi sekarang, pentas dengan banyak orang seperti dulu itu bahaya,” kata Ganjar.

Baca juga: Bantu Seniman yang Kehilangan Penghasilan, Ganjar Galang Donasi Lewat Panggung Kahanan

Menurut dia, pentas virtual adalah jalan paling tepat untuk para seniman bisa eksis di masa pendemi saat ini. Ia bahkan menawarkan channel Youtubenya yang memiliki follower cukup besar, sebagai saluran penyiaran panggung seniman-seniman itu.

“Silakan pentas, tapi virtual. Saya saja menggelar pentas virtual dengan nama Panggung Kahanan beberapa waktu lalu. Itu sukses dan bisa mengumpulkan donasi Rp 400 jutaan,” ungkap Ganjar.

Soal tak lagi berpenghasilan, Ganjar berharap para seniman bersatu untuk menghadapi persoalan ini. Apabila ada di antara para seniman yang tidak bisa makan, Ganjar meminta didata dan diserahkan pada pemerintah untuk mendapatkan bantuan.

Selain itu, para seniman juga harus bisa mengoptimalkan potensi lain pada dirinya agar tetap survive. Jangan hanya menggantungkan pada seni. Jika ada yang bisa jualan makanan, buat masker, atau apapun itu bisa digerakkan.

Baca juga: Dari Panggung Kahanan, Terkumpul Donasi Rp 425 Juta untuk Seniman Jateng

“Yang penting jangan pasrah dengan kondisi ini. Kalau ada anggota yang tidak bisa makan, kasih datanya ke saya, nanti saya bantu. Kita semua harus tetap survive bagaimanapun caranya. Karena tidak ada di dunia ini yang siap menghadapi Covid-19,” tutupnya.

Sementara itu, perwakilan seniman lain asal Pati, Wibowo Asmoro mengatakan, pengajuan permohonan izin pentas dikarenakan banyak seniman yang nasibnya sudah memburuk. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa, karena keahliannya hanya di bidang seni.

“Nanti segera kami rapatkan dengan kawan-kawan seniman, sambil kami mendata berapa yang benar-benar kesulitan hidup untuk mendapat bantuan dari pemerintah,” katanya.

Baca juga: Gelontorkan Bankeu Rp 2,23 Triliun, Ganjar Minta Pengangguran Dikasih Kerjaan

Wibowo akan tetap mengajak kawan-kawannya untuk terus berusaha eksis di tengah pandemi. Menurutnya, pentas virtual itu bisa jadi solusi yang paling tepat digelar saat ini, meskipun banyak seniman yang masih belum siap dengan perubahan zaman itu.

“Kalau virtual, banyak seniman kecil yang tidak bisa mengikuti. Tapi tadi ada tawaran pentas virtual di channel Yotubenya Pak Ganjar. Pasti akan kami tindaklanjuti,” tutup Wibowo.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER