BETANEWS.ID, KUDUS – Rangkaian Kegiatan Buka Luwur Makam Sunan Kudus sudah dimulai sejak 20 Agustus 2020. Kegiatan Buka Luwur dimulai dari pelepasan luwur pada tanggal 1 Muharram.
Panitia kegiatan tradisi Buka Luwur Sunan Kudus Muhammad Kharis menuturkan, saat ini panitia sedang membuat kain luwur yang nantinya akan dipasang pada Makam Sunan Kudus. Menurutnya, dari proses pelepasan, pembuatan dan pemasangan akan melibatkan sekitar 35 orang.
“Jumlah kain yang kami gunakan sama seperti tahun lalu. Tidak ada yang berubah,” tuturnya saat ditemui di sela-sela proses pembuatan kain luwur, Selasa (25/8/2020).

Baca juga : Tahun Ini Menara Kudus Tiadakan Antrean Pembagian Nasi Jangkrik
Kharis menjelaskan, kain yang dibutuhkan untuk membuat luwur yakni 1.511 meter kain mori dan 77 meter kain korden atau kelambu. Untuk kain korden nanti, digunakan untuk penutup makam bagian luar 38 meter, bagian dalam 18 meter dan hiasan tepi 21 meter.
“Secara keseluruhan, kain sumbangan dari masyarakat nanti akan dibentuk menjadi unthuk banyu, melati, kompol, wiru dan langitan,” terangnya.
Kharis menerangkan, pola unthuk banyu yakni bentuknya seperti buih air. Nantinya unthuk banyu akan ditempatkan di pinggir-pinggir secara mengelilingi di bagian atas. Baik di luar maupun di dalam Makam Sunan Kudus.
Bentuk ornamen lainnya yakni kompol. Dikatakan Kharis, fungsinya sama seperti unthuk banyu, yakni untuk hiasan. Namun bentuk dan penempatannya berbeda. Kompol akan ditempatkan menggantung pada tiang-tiang yang ada di Makam Sunan Kudus.
“Kalau wiru itu, luwur dengan cara melipat mori secara horizontal membentuk wiron. Untuk pemasangannya, nanti direkatkan pada batang kayu dan kuningan. Jadi mereka mempunyai tempat sendiri-sendiri,” tuturnya.
Menurut Kharis, pemasangan luwur di Makam Sunan Kudus akan dimulai sejak tanggal 7 Muharram. Namun nanti puncaknya akan dilakukan tanggal 10 Muharram.
Baca juga : Masjid Wali Hadiwarno, Satu Abad Lebih Tua dari Masjid Menara Kudus
“Jadi puncaknya nanti juga ada pembagian berkat umum, nasi jangkrik. Namun modelnya nanti tidak ada antrean,” tuturnya.
Kharis memberitahukan, untuk luwur yang lama akan dibagikan kepada masyarakat di sekitar komplek masjid. Menurutnya, kain yang berasal dari Makam Sunan Kudus dipercai mempunyai keberkahan sendiri oleh masyarakat.
Selanjutnya, dalam rangkaian kegiatan Buka Luwur Makam Sunan Kudus juga terdapat pembuatan dan pembagian Bubur Asyuro. Bubur Asyuro akan dibuat dan langsung dibagikan kepada masyarakat di sekitar masjid tanggal 28 Agustus 2020.
Editor : Kholistiono

