31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Jateng Valley, Calon Objek Wisata Terbesar di Asia Tenggara Kado HUT ke-70 Jateng

BETANEWS.ID, KABUPATEN SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan ground breaking pembangunan obyek wisata Jateng Valley di Hutan Penggaron, Desa Ungaran, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (15/8/2020). Ini merupakan kado istimewa yang diberikan kepada warga Jateng bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-70.

Direktur PT Taman Wisata Jateng, Priyo Handoko mengatakan, Pembangunan Jateng Valley yang proyeknya mangkrak sejak 2010 itu, akan berlangsung bertahap multiyears. Dirinya juga mengklaim, Jateng Valley dengan luas 370 hektare itu akan menjadi obyek wisata terbesar se Asia Tenggara.

Gubernur Ganjar Pranowo menghadiri acara groundbreaking pembangunan wisata Jateng Valley di Hutan Wisata Penggaron, Ungaran, Sabtu (15/8/2020). Foto: Ist.

“Proyek ini sebenarnya sudah digagas sejak 2010 lalu. Tapi karena begitu rumitnya birokrasi saat itu, akhirnya proyek molor dan baru terealisasi tahun ini. Dengan luas yang hampir 400 hektare, ini akan menjadi obyek wisata terbesar se Asia Tenggara,” ungkapnya.

-Advertisement-

Priyo menerangkan, pembangunan Jateng Valley awalnya diprediksikan menghabiskan anggaran Rp 2 triliun. Namun, dengan perkembangan terbaru, nilai proyeknya dipastikan membengkak berlipat-lipat.

Baca juga: Terpukau dengan Dusun Girpasang, Ganjar : ‘Ini Bagus, Bisa Dikembangkan jadi Wisata Unggulan’

“Nantinya, di sini akan dibangun destinasi wisata yang lengkap, seperti resort, hotel, taman bermain, taman edukasi, mice, outbond, science centre, dan banyak lagi destinasi lain. Intinya, tidak hanya menawarkan hiburan, tapi juga edukasi,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membenarkan proses pembangunan Jateng Valley membutuhkan waktu yang cukup lama. Bahkan sejak dirinya belum menjadi gubernur, rencana pembangunan itu sudah dimulai.

“Kendalanya macam-macam, ada administrasi, soal paradigma, dan lainnya. Mungkin ya, saat itu kalau orang mau investasi dipersulit. Mungkin ya, makanya saya tadi sampaikan, bahwa saya sepertinya terlahir untuk jadi Buldozer untuk membereskan masalah-masalah seperti ini, dan jadilah seperti hari ini,” kata Ganjar.

Ganjar meyakini, pembangunan Jateng Valley akan memberikan dampak bagi masyarakat Jawa Tengah. Dengan adanya destinasi wisata baru itu, maka wisatawan akan banyak berdatangan dan ekonomi bergeliat.

Baca juga: Jateng Akan Segara Punya Destinasi Wisata yang Keren, Nilai Investasi Rp 1 Triliun

Meski begitu, Ganjar mewanti-wanti pengelola Jateng Valley agar tetap berorientasi pada lingkungan dalam pembangunannya. Sebab, lokasi hutan Penggaron yang masih asri harus tetap terjaga.

“Karena ini tempat wisata yang mau dibuat di hutan, saya harapkan orientasi lingkungan tetap nomor satu. Saya minta detail itu diperhatikan, termasuk energinya menggunakan green energy. Agar, orang datang ke sini selain mendapat hiburan juga mendapat pelajaran tentang eco friendly. Tempatnya enak, nyaman, hutannya masih terjaga dan semua yang datang sadar pentingnya menjaga lingkungan,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER