31 C
Kudus
Selasa, Desember 6, 2022
BerandaJATENGPercepat Penanganan Covid-19,...

Percepat Penanganan Covid-19, Ganjar Bentuk Satkorwil di 6 Keresidenan

BETANEWS.ID, REMBANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membentuk Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) untuk percepatan penanganan Covid-19. Satkorwil tersebut dibentuk di enam Eks keresidenan, yaitu Pati, Semarang Raya, Pekalongan, Banyumasan, Kedu dan Solo.

Layaknya Badan Koordinasi wilayah, Satkorwil tersebut ranah kerjanya melakukan sinkronisasi, koordinasi, serta melakukan percepatan penanganan Covid-19 di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Mengingat, selain Kota Semarang dan Kabupaten Demak, terdapat 11 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang memerlukan perhatian khusus.

Selain mengatasi persoalan-persoalan yang muncul dalam penanganan, Satkorwil itu juga difungsikan Ganjar untuk penanggulangan dampak sosial, ekonomi maupun kesehatan.

- Ads Banner -

“Agar kita bisa membantu masing-masing daerah sehingga bisa responsif pada penanganan Covid-19 ini,” kata Ganjar saat menggelar rapat bersama Gugus Tugas Kabupaten Rembang di Pendapa Kabupaten setempat, Rabu (1/7/2020).

Baca juga: Di Hadapan Jokowi, Ganjar Lapor Tiga Zona Merah di Jateng

Dalam forum tersebut, Ganjar mengungkapkan di 35 Kabupaten/kota yang ada di wilayahnya, ada 13 daerah yang perlu perhatian khusus. Dua di antaranya masuk zona merah, yaitu Kota Semarang dan Kabupaten Demak.

Sementara 11 daerah lain yang mendapat perhatian khusus tersebut sebagian besar berada di wilayah Pantura. Dari Rembang, Kudus, Jepara, Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal sampai Brebes. Ditambah Kabupaten Semarang dan Salatiga.

“Karena persebarannya sebenarnya merata maka kita buat Satkorwil itu. Ini adalah langkah percepatan agar hal-hal yang bersifat koordinatif bisa langsung cepat diselesaikan,” katanya dalam rapat yang diikuti Satgas Gugus Tugas Kabupaten, asisten I, kepala dinas kesehatan Jateng, serta beberapa ahli.

Baca juga: Semarang dan Demak Zona Merah, 11 Daerah dalam Pengawasan

Upaya lain yang terus diupayakan adalah memperbanyak tes. Karena menurut Ganjar, dengan banyaknya tes, penanganan akan lebih terukur dan efisien. Terlebih, Jawa Tengah telah memiliki dua mobil yang bisa melakukan tes PCR secara mobile.

“Kita sudah ada mobil untuk melakukan PCR Test, bantuan dari Gugus Tugas dan insyaallah besok akan ada tambahan satu dari Bank Jateng. Nah kalau ini ada kabupaten yang memerlukan akan kita kirim. Bisa gantian daerah lain,” tukas Ganjar.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler