31 C
Kudus
Rabu, November 30, 2022
BerandaJATENGSemarang dan Demak...

Semarang dan Demak Zona Merah, 11 Daerah dalam Pengawasan

BETANEWS.ID, SEMARANG – Kota Semarang dan Kabupaten Demak di Jawa Tengah sampai saat ini masih masuk zona merah Covid-19. Sedangkan 11 daerah lain butuh perhatian khusus lantaran kasusnya cenderung meningkat.

Ini disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai rapat evaluasi penanganan Covid-19 di gedung A Laintai 2 Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (29/6/2020).

“Ada dua, Kota Semarang dan Kabupaten Demak. Tetapi kita punya catatan sendiri yang juga masih kita awasi di samping dua daerah itu. Total ada 11 daerah yang kami anggap masih butuh perhatian khusus meskipun secara petanya sudah kategori sedang,” kata Ganjar

- Ads Banner -

Perhatian yang diberikan untuk daerah-daerah tersebut, terutama yang zona merah adalah dengan meningkatkan target rapid test dan tes PCR. Menurut Ganjar, untuk tes PCR di beberapa tempat yang sudah ada semuanya relatif siap.

Dalam rapat tersebut, Ganjar juga menyoroti kebutuhan alat penanganan Covid-19 di RSUP dr Kariadi. Alat yang dibutuhkan itu versi lebih canggih dari alat yang sama, tapi tipenya lama dan belum ditingkatkan.

Baca juga: Percepat Penanganan Covid, Jateng Lakukan 51.000 Tes PCR dan 80.000 Rapid Test

“RSUP dr Kariadi tadi butuh alat mesin yang canggih karena tenaganya ada, tempatnya ada, ya sudah nanti kita bantu. Terus karena Kariadi ini menjadi rumah sakit rujukan, tadi kita putuskan juga untuk segera gedung barunya dibuka. Tinggal sentuhan akhir dan kita siap bantu,” ungkap Ganjar.

Untuk Kota Semarang, Ganjar memberi saran agar jangan dulu dilonggarkan, meski Wali kota Semarang mendapat masukan dari banyak orang untuk segera bisa beraktivitas.

“Justru dengan kondisi Semarang itu, sebaiknya diperketat lagi agar kita bisa mengendalikan. Masyarakat tolong bantu Wali Kota agar ini bisa terkendali dengan baik. Wali Kota Semarang tentu tidak bisa sendirian. Maka tugas saya membantu dan mengcover kejadian yang berhubungan dengan kota Semarang,” tegas Ganjar.

Baca juga: 1.723 Pasien Dirawat, Ganjar Pastikan Daya Tampung dan APD di RS Aman

Khusus kasus Panti Rehabilitasi Sosial di Rembang, Ganjar sudah menurunkan tim medis untuk membuat klinik darurat dan menyiapkan tenaga untuk asistensi. Langkah itu diambil supaya bisa dilakukan pengecekan satu persatu dan bisa merawat karena penghuninya adalah lansia.

“Untuk daerah yang sudah kuning dan mendekati hijau, kami mintakan kepada Bupati dan Wali Kota untuk tetap hati-hati, jangan sembrono, cek terus konsistensinya. Jangan ada penambahan sehingga kita nanti tidak repot kalau aku menarik kebijakan lagi,” tukas Ganjar.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler