31 C
Kudus
Senin, Agustus 10, 2020
Beranda Business Mbah Parwan Kewalahan...

Mbah Parwan Kewalahan Penuhi Orderan Layangan, Setiap Buat Langsung Habis

BETANEWS.ID, KUDUS – Mbah Parwan (80) terlihat sibuk di teras rumahnya yang berada di RT 1 RW 4 Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Pria renta itu tampak mengambil beberapa bilah bambu yang sudah dirapikan untuk dijadikan layangan. Kemudian bilah bambu itu dirangkai bentuk burung dan kemudian dilapisi kain.

Selanjutnya, layangan tersebut digoji dan kemudian diterbangkan. Setelah yakin bisa terbang, layangan berwarna merah kombinasi hitam itu pun siap dipasarkan. Seusai menyelesaikan aktivitasnya, Parwan pun berbagi penjelasan tentang layangan bikinannya yang laris diburu pembeli itu.

Mbah Parwan sedang membuat layangan karakter di rumahnya, Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (21/7/2020). Foto: Rabu Sipan.

Dia mengatakan, pada musim kemarau atau menjelang Agustus, permintaan layangan karakter meningkat tajam. Bahkan Parwan, mengaku sampai kewalahan memenuhi permintaan para pencinta layangan.

Baca juga: Mbah Parwan, Perajin Layangan Legendaris Asal Kudus

“Permintaan layangan karakter sejak sebulan yang lalu banyak sekali. Saya sampai kewalahan, beberapa kali ada pelanggan yang datang tidak kebagian. Biasanya, kemudian mereka pesan dan datang di hari selanjutnya,” ujar Parwan kepada Betanews.id, Selasa (21/7/2020).

Pria yang sudah dikaruniai empat cucu itu mengatakan, dalam sehari hanya mampu membuat empat layangan karakter. Satu layangan tersebut dijualnya dengan harga Rp 40 ribu. Menurutnya, empat layangan yang dibikinnya itu biasanya langsung terjual pada hari itu juga.

Model atau bentuk karakter layangannya juga ada berbagai macam. Di antaranya, berbentuk burung, kupu-kupu, kelelawar atau Batman, terjun payung, jet-jetan, capung, dan Garuda.

“Khusus berbentuk capung harganya Rp 50 ribu. Sedangkan yang paling diminati itu yang berbentuk Burung Garuda,” ungkapnya.

Baca juga: Pesona Kerajinan Bambu Surya Art yang Tak Pernah Sepi Peminat

Dia mengatakan, sebenarnya layangan karakter bikinannya ada juga yang bentuknya lebih besar. Yang dijualnya dengan harga Rp 80 ribu dan Rp 100 ribu. Khusus yang harga Rp 100 ribu layangannya bisa dilipat.

“Peminat layangan karya saya itu banyak. Sebab ada jaminan pasti bisa diterbangkan. Pelanggan, selain orang Kudus juga ada orang Demak, Jepara, dan Pati,” tutup Parwan.

Editor: Ahmad Muhlisin

Karir Beta Media

Kami menantang kalian untuk bergabung di Tim Beta Media. Sebagai Media baru kami butuh talenta muda yang suka tantangan.

Tinggalkan Balasan

25,139FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,304PengikutMengikuti
15,292PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Lestarikan Peninggalan Sunan Muria dengan Bertani Parijoto, Suwono Bisa Panen 50 Kg Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS - Pagi itu dengan mengendarai motor matik, melalui jalur ekstrem yang berliku berupa tanah liat, serta udara yang sejuk mengiringi...

Menengok Peternakan Sapi Brangus Kudus yang jadi Langganan Artis Ibu Kota

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan tampak sedang menyemprot beberapa sapi berukuran besar di sebuah kandang yang berada di pinggir sawah yang ada...

Yan Laksmana Terpilih Jadi Direktur Teknik PDAM Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Yan Laksmana terpilih menjadi Direktur Teknik (Dirtek) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kudus. Dia menyisihkan dua peserta yang mengikuti...

Ingin Cepat Selesaikan Skripsi, Isna Senang Perpusda Kudus Kembali Dibuka

BETANEWS.ID, KUDUS - Seorang perempuan tampak sedang memilih buku di perpustakaan yang berada di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus. Sambil memegang...

Punya Usaha Makanan? Ini Cara Mengurus Izin PIRT di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah orang mengenakan baju putih terlihat di ruang Klinik Pelayanan Perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu...

Mana yang Lebih Sehat, Minum Jus atau Makan Buah dan Sayur Langsung?

Inneke Hantoro Dosen Teknologi Pangan, Unika Soegijapranata Di...

Soal Pasien Covid Memaksa Pulang, Hartopo: ‘Ini Kejahatan yang Luar Biasa’

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebanyak 13 pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (29/7/2020) malam memaksa pulang ke rumah. Mereka yang seharusnya masih harus menjalani...