31 C
Kudus
Rabu, Februari 28, 2024

Hasil Tes Swab Tahanan Baru Rutan Kudus Diminta Dipercepat

BETANEWS.ID, KUDUS – Plt Bupati Kudus HM Hartopo menginginkan skrining tahanan baru yang akan akan menempati Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kudus dipercepat. Selain harus dites rapid, para tahanan baru juga harus dites swab.

Hal tersebut dilakukan, agar tahanan baru benar-benar bersih dari Covid-19. Mengingat, Kabupaten Kudus sudah memiliki labolatorium tes swab Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) sendiri berkapasitas 90 sampel per hari.

Hartopo menjelaskan, dipercepatnya tes swab untuk tahanan baru dikarenakan ruang isolasi untuk tahanan sangat terbatas. Menurutnya, setelah hasil skrining dinyatakan negatif, tahanan baru akan langsung dikirim ke Rutan Kelas IIB untuk bergabung dengan tahanan yang lain.

Plt Bupati Kudus, HM Hartopo

Baca juga : Napi Asimiliasi Diminta Terus Dipantau, Jika Berulah Segera Tangkap

“Skrining tahanan baru bukan lagi rapid, namun juga harus diswab. Bentuknya ini urgent. Hari ini swab besok harus ada hasilnya,” tuturnya saat selepas meninjau pemberlakuan protokol kesehatan di Rutan Kelas IIB bersama Forkopimda, Selasa (7/7/2020).

Menurutnya, jika dalam proses skrining ditemukan ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka harus diisolasi terlebih dahulu.

“Kalau di dalam (rutan) tadi sudah steril, satu kamar untuk dua orang tidak masalah. Yang saya khawatirkan malah petugasnya,” jelasnya.

Dikatakan Hartopo, selain melakukan tugas di dalam rutan, petugas rutan juga melakukan interaksi di luar gedung. Dirinya khawatir saat berada di luar, petugas rutan tertular Covid-19 dan menulari tahanan yang berada di dalam.

“Jadi saya minta, petugas benar-benar menjalankan protokol kesehatan. Yang masuk benar-benar sehat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Kudus, Suprihadi menuturkan, pihaknya telah menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Selain menyiapkan peratan mencuci tangan dan masker untuk para tahanan, pembesuk yang datang berkunjung harus dites Thermal Gun, cuci tangan dan memakai masker.

“Yang 37 (suhu tubuh 37 derajat) boleh masuk. Yang di atas 37 ya kami mohon maaf,” tuturnya.

Baca juga : Napi dan Tahanan di Jateng Produksi APD untuk Bantu Tenaga Medis

Selama di dalam rutan, para tahanan setiap hari dijadwalkan untuk berolahraga. Selain itu, kondisi kesehatan para tahanan sehat dan belum ditemukan tahanan yang sakit. “Saat ini di rutan ada 86 orang saja. Awalnya 200an orang,” jelasnya.

Pihaknya juga sempat melakukan tes rapid secara random kepada petugas dan tahanan rutan. Hasilnya sejumlah 34 orang dites dengan hasil nonreaktif Covid-19.

“Untuk tahanan baru yang masuk juga harus dites dulu. Dilakukan tes swab dan hasilnya negatif,” terangnya.

Menurut Suprihadi, saat ini terdapat 19 orang tahanan yang masih berada di Polres Kudus. Menurutnya, jika sudah inkrah, tahanan boleh dibawa ke rutan.

Editor : Kholistiono

Imam Arwindra
Imam Arwindrahttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sejak awal ikut terlibat dalam pembentukan Seputarkudus.com, cikal bakal Betanews.id.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER