31 C
Kudus
Selasa, Desember 1, 2020
Beranda Wisata Sudah Rindu Piknik?...

Sudah Rindu Piknik? Akhir Pekan Ini Candi Borobudur Siap Dibuka

BETANEWS.ID, MAGELANG – Apakah kamu sudah merencanakan aktivitas apa yang ingin dilakukan untuk mengisi masa new normal atau kenormalan baru? Kalau belum, kamu bisa memasukkan pilihan pergi piknik ke dalam kumpulan idemu. Nah, pada akhir pekan ini, Candi Borobudur sudah mulai dibuka untuk wisatawan.

Meski begitu, pembukaan akan dilakukan bertahap dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Untuk kesiapan pembukaan itu, Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah bersama PT Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB), Prambanan dan Ratu Boko melakukan simulasi. Dalam simulasi tersebut dipraktikkan penerapan protokol kesehatan sejak pintu gerbang sampai di depan anak tangga pertama Candi Borobudur.

“Dari awal (peraturannya) sangat rigid. Saya harap masyarakat tahu meski nanti akan ada guide. Ini akan jadi obat rindu. Kehati-hatian tetap kita lakukan,” kata Ganjar.

Baca juga : Mulai Dibuka, Ganjar Minta Bus Wisata Terapkan Prosedur New Normal

Sejak tiba di pintu gerbang, peraturan protokol kesehatan mulai dilakukan dengan penyemprotan disinfektan pada seluruh mobil yang masuk. Setelah masuk, pengunjung turun dari mobil di drop off. Kemudian secara antre pada garis-garis kotak mereka harus cuci tangan di wastafel yang telah disiapkan pengelola. Sebelum berjalan menuju loket, pengunjung harus memasuki bilik disinfektan yang menyemprotkan air sabun.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menghadiri kegiatan simulasi pembukaan wisata Candi Borobudur. Foto : Ist

Jaga jarak, jadi peraturan yang banyak diterapkan. Termasuk di loket dan pintu masuk ke Candi. Jika pengunjung enggan mengantre panjang, pengelola juga menyiapkan loket elektronik. Yang terakhir pemeriksaan suhu badan, dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan barang-barang bawaan. Ketika ada pengunjung yang suhu badannya mencapai 37,8 dia dipersilakan balik kanan.

“Kita akan coba dari awal agar bisa menyiapkan SOP wisata yang aman, sehingga tidak ada penularan. Semoga ini memberi informasi kepada masyarakat,” kata Ganjar.

Jika SOP tersebut bisa ditepati oleh pengelola Candi Borobudur, bukan tidak mungkin akan jadi percontohan untuk diterapkan di destinasi wisata di Jawa Tengah. Untuk uji coba, Ganjar mempersilakan akhir pekan ini dilakukan.

“Minggu depan boleh buka untuk 100 orang. Mungkin teman-teman wartawan yang mengawali. Terus 200 orang, bisa untuk teman-teman yang ingin memberi penilaian,” katanya.

Namun, sebelum akhirnya benar-benar dibuka, Ganjar menegaskan, setidaknya di kawasan sekitar Candi Borobudur mesti menepati selama 14 hari tidak ada penambahan kasus positif Covid-19. Hal itu juga jadi landasan pihak pengelola yang hanya akan membuka pintu Candi Borobudur untuk maksimal 5.000 orang setiap hari atau hanya 20 persen dari total kunjungan di hari normal.

Baca juga : Ganjar Beri Izin Pembukaan Candi Borobudur untuk Simulasi

“Kita lihat selama 14 hari ke depan. Kalau konsisten ada penurunan akan kita buka. Ini akan jadi obat rindu. Banyak keluhan dari pelaku usaha pariwisata maupun masyarakat, karena video saja tidak cukup,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama TWCB, Edy Setijono mengungkapkan, terkait rencana pembukaan bagi wisatawan, ia memastikan akan menerapkan protokol kesehatan dan jumlah wisatawan dibuka secara bertahap.

“Kalau dibuka, kami mungkin akan bertahap mulai 20 persen dari kuota pengunjung. Normalnya per hari mencapai 7.000 pengunjung, kami nanti akan bertahap,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

27,184FansSuka
13,973PengikutMengikuti
4,306PengikutMengikuti
23,029PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Satgas Covid-19 Kembali Rilis Jateng Tertinggi Penambahan Kasus Aktif, Dinkes : ‘Satgas Keliru, Ada Dobel Data’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pada Minggu (29/11/2020), Satgas Covid-19 merilis penambahan kasus positif di Jawa Tengah. Dalam rilis itu, disebut Jawa Tengah menjadi...

Warga Sedulur Sikep Olah Sampah Plastik jadi Paving Block Berkualitas

BETANEWS.ID, KUDUS - Asap hitam mengepul saat seorang pria membakar tumpukan plastik di halaman rumahnya yang berada di Dukuh Kaliyoso, RT 5...

Bosan Jadi Sales, Ririn Rintis Jual Sempolan dan Tahu Krispi yang Laris Manis

BETANEWS.ID, KUDUS - Seorang perempuan tampak sibuk di samping gerobak yang terbuat dari aluminium. Perempuan yang mengenakan celemek itu dengan cekatan menggoreng...

Menikmati Sedapnya Soto Geprek, Menu Unik yang Hanya Ada di Geprek Uenakkene

BETANEWS.ID, KUDUS – Keramaian tampak jelas di sebuah warung Desa Mlati Norowito Gang 1 Nomor 24, Kecamatan/Kabupaten Kudus. Mereka terlihat sedang duduk...

Menikmati Indahnya Rawa Pening dari Bukit Cinta yang Terus Menggoda Wisatawan

BETANEWS.ID, KAB. SEMARANG – Air Rawa Pening tampak berkilauan diterpa sinar matahari sore yang mulai berwarna jingga. Di tengah hamparan eceng gondok...

Geluti Bisnis Ikan Cupang Sejak di SMK, Nurul Kini Punya Pelanggan Hingga Singapura

BETANEWS.ID, PATI - Di sebuah rumah masuk Desa Banyuurip RT 5 RW 1, Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati, terlihat banyak toples yang berisi...

Di Tangan Nurhayati, Labu Kuning Disulap Aneka Olahan Makanan Bernilai Ekonomi Tinggi

BETANEWS.ID, KUDUS - Aroma adonan kue mulai merayapi indera penciuman saat berada di depan sebuah rumah di Desa Bulungcangkring RT 3 RW...