31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaJATENGMulai Dibuka, Ganjar...

Mulai Dibuka, Ganjar Minta Bus Wisata Terapkan Prosedur New Normal

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo minta pengusaha bus pariwisata mulai mempersiapkan prosedur kenormalan baru. Ini dilakukan guna menyambut pembukaan destinasi wisata dengan penerapan protokol Covid-19.

“Tidak sulit kok, caranya. Yang penting bus harus bersih, apakah itu (bus) dipasangi UV atau dipasangi air purifying. Bisa juga supir dan kondekturnya pakai APD (Alat Pelindung Diri), atau kah jaraknya diatur dan wajib pakai masker,” kata Ganjar, susai menerima bantuan APD dari Asosiasi Pengusaha Transportasi Pariwisata Jateng (Aspatria), Selasa (9/6/2020).

Bidang usaha tak terkecuali pariwisata, lanjut Ganjar, memang harus berubah karena wabah Corona. Ia menyadari, sektor wisata paling terpengaruh Covid-19. Banyak pengusaha transportasi wisata yang tak mengoperasikan armadanya.

- Ads Banner -

“Seiring beberapa daerah telah menurun (tingkat penularan) kita dengan hati-hati melakukan simulasi. Kami harap anda (pengusaha bus wisata), bisa ikut menjadi bagian, terkait prosedur normal baru (di bidang transportasi wisata),” urainya.

Baca juga: Ganjar Beri Izin Pembukaan Candi Borobudur untuk Simulasi

Saat ini, pihaknya tengah mempersiapkan pembukaan Borobudur untuk simulasi. Di Candi Budha yang terletak di Magelang itu, akan disimulasikan protokol kesehatan untuk wisatawan, Rabu (10/6/2020).

“Jumlah pesertanya (simulasi) 50 orang. Setelahnya, akan dilakukan evaluasi apakah destinasi tersebut bisa dibuka tapi terbatas, mekanisme masuknya bagaimana, kemudian pelindung diri yang digunakan. Besok akan kita lihat,” papar Ganjar.

Menanggapi hal itu, Ketua Harian Aspatria Jateng Kuswidyo Aji mengamininya. Ia mengaku siap menyesuaikan armada yang dimiliki oleh asosiasi dengan kenormalan baru. 

Kuswidyo memaparkan, sejak pandemi Covid-19 sekitar 1.000 armada bus pariwisata terpaksa tak mengaspal. Hal itu juga berimbas pada kru bus wisata yang otomatis menganggur.

Baca juga: Pemprov Jateng Kebut Susun Norma Baru sebagai Pedoman New Normal

Insyaallah, kita siap untuk menyikapinya, apakah itu dengan mengurangi kapasitas bus jadi separuh atau kah dengan pemasangan (penyekat) mika. Kita akan bicarakan dengan asosiasi. Proses ini (kenormalan baru) juga perlu kerja sama dengan biro, hotel dan restoran,” bebernya.

Pada kesempatan tersebut, Aspatria menyumbangkan 250 APD berupa cover all dan face shield kepada Pemprov Jateng, untuk diserahkan kepada tenaga medis. Tujuannya, untuk menyemangati para dokter dan perawat yang merawat para pasien Covid-19.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler