31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaKUDUSSepekan Makam Sunan...

Sepekan Makam Sunan Muria Dibuka untuk Simulasi, Begini Situasinya

BETANEWS.ID, KUDUS – Semua kendaraan yang hendak berziarah ke Makam Sunan Muria tampak diarahkan ke terminal Wisata Colo, Kecamatan Dawe, Kudus, Sabtu (13/6/2020). Di sana, peziarah yang berdatangan tampak mengenakan masker. Sebelum naik ke pangkalan Ojek Muria, mereka dites suhu badan dan diarahkan untuk cuci tangan terlebih dahulu.

Berjalan menaiki tangga menuju Makam Sunan Muria, tampak pedagang di sebelah kanan dan kiri tangga. Satu di antara sejumlah pedagang, yakni Amin Narwati (35). Dia mengeluhkan selama buka hampir sepekan, peziarah masih sepi. Menurutnya, jika dibandingkan hari-hari biasa, peziarah yang datang hanya 10 hingga 15 persen saja.

Baca juga : Makam Sunan Muria dan Taman Sardi Akan Dibuka Sepekan untuk Simulasi

- Ads Banner -

“Peziarah masih sepi, paling 10 atau 15 persen saja. Tapi ya saya bersyukur masih bisa buka. Semoga cepat kembali normal dan ramai seperti biasa,” harap Warga Desa Japan RT 02 RW 01, Dawe, Kudus itu.

Dirinya juga menyampaikan, bahwa pedagang di sana sudah mendapat imbauan untuk selalu menggunakan masker. Karena masih simulasi, dia berharap semua berjalan lancar dan bisa dibuka kembali tempat wisata di Colo.

Sementara itu, Muhdi (58), Pengurus Yayasan Masjid Makam Sunan Muria (YM2SM) menjelaskan, bahwa pihaknya sudah menjalankan protokol kesehatan selama simulasi. Menurutnya semua berjalan dengan baik sesuai rencana.

“Setiap peziarah yang datang diwajibkan memakai masker. Saat masuk juga dicek suhu badan. Jadi jika tidak menggunakan masker dan suhu badan melebihi batas normal, tidak kami izinkan masuk,” jelasnya.

Baca juga : Makam Sunan Muria Dibuka 8 Juni, Jam Kunjungan dan Kapasitas Peziarah Dibatasi

Dia juga menambahkan, selama dibuka hampir satu pekan, belum ada lonjakan peziarah. Peziarah mayoritas masih warga setempat dan bukan rombongan sekala besar. Sehingga peziarah masih terbilang kondusif dan menjalankan protokol lesehatan yang berlaku.

“Sementara ini belum ada lonjakan peziarah, masih warga sekitar. Jadi ini masih belum ramai dan kondusif. Jika ada peziarah dari luar kota kami juga tidak bisa menolak. Tapi harus mengikuti protokol kesehatan yang berlaku,” tegasnya.

Editor : Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler