Kue Balok Parikesit, Jajanan Hits dengan Sensasi Lumer di Mulut

BETANEWS.ID, KUDUS – Deretan toko di Jalan Taman Krida, Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, Kudus terlihat cukup ramai, Kamis (4/6/2020). Beberapa orang tampak antri di salah satu ruko penjual kue yang baru buka awal Mei lalu. Outlet itu adalah Kue Balok Parikesit yang sedang populer di Kota Kudus.

Kue balok sendiri merupakan jajanan khas Jawa Barat, khususnya Kota Bandung. Hal itu diungkapkan oleh Imam Safi’i (19), pegawai outlet yang siang itu sibuk melayani pembeli.

para pembeli antri di outlet Kue Balok Parikesit di tempat jualan di ruko Jalan Taman Krida, Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota Kudus, Kamis (4/6/2020). Foto: Titis Widjayanti.

Lelaki muda asli Kota Pati itu mengatakan, outlet itu baru saja buka sekitar pertengahan bulan Ramadan dan merupakan cabang dari usaha serupa di Solo. Sebelumnya, kue yang sedang hits itu sudah buka di Kota Pati.

-Advertisement-

“Kalau ini kan modelnya franchise. Ini outlet ke dua setelah Pati. Memang bos saya orang Pati. Kalau bisnis pusatnya Kue Balok Parikesit ini di Solo dan sudah banyak outlet franchisenya di kota-kota lain,” papar Imam.

Baca juga: Awalnya Iseng, Gethuk Tengu Buatan Nia Kini Jadi Bisnis Menjanjikan

Menurut Imam, kue legendaris itu sendiri cukup mudah dibuat. Yang membuat lama adalah penggunaan arang untuk memanggang kue bertekstur lembut itu. Hal itu dikarenakan ciri khas dari Kue Balok Parikesit sendiri dimasak dengan cara dipanggang. Hal itu terlihat pula, saat Imam melayani para pembeli.

“Jadi bedanya dengan kue balok lain, kalo Parikesit ini dipanggang. Pakai loyang dengan api kecil, terus atasnya pakai bara api. Waktunya sekitar 1 sampai 3 menit. Setiap 1 menit, bara api dibalik supaya matangnya merata. Paling ribetnya di situ,” papar dia.

Untuk varian kue, di tempatnya menyediakan dua bahan yaitu cokelat dan matcha green tea. Sedangkan untuk topping pelengkap, ada tujuh pilihan rasa yang bisa dipilih. Yaitu rasa orisinal, tiramisu, keju, mangga, vanila, taro, dan green tea.

Sadangkan mengenai rasa, dikatakan Imam, kue balok ini mirip-mirip dengan brownies. Hanya saja, kue balok terdapat coklat lumer di tengah-tengahnya.

Baca juga: Berhenti jadi Guru Honorer, Arif Pilih Tekuni Usaha Kue Kering

“Harganya sendiri cukup terjangkau mulai Rp 20 ribu sampai Rp 35 ribu. Harga tersebut berdasarkan jumlah isi per porsi, dengan pilihan 4 buah hingga 10 buah. Topping campuran pun bisa diberikan, sesuai dengan keinginan pembeli,” ungkap Imam.

Salah satu pembeli, Mutiara mengaku sudah beberapa kali membeli Kue Balok Parikesit yang sedang hits di Kudus itu. Hari itu, ia membeli satu porsi rasa orisinal.

“Beli dan merasakan pertama kali dari sini. Ini udah beberapa kali beli. Mirip-mirip brownies tapi ada coklat lumernya. Ini kebetulan beli yang orisinal isi delapan. Dan memang rasanya enak,” kata warga asli Kudus itu.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER