BETANEWS.ID, KUDUS – Di salah satu kedai Muria Kuliner Kudus, tepatnya di los nomor 1, terlihat seorang perempuan mengenakan jilbab hitam dan bermasker sedang melayani seorang pembeli. Setelah menulis pesanan pelanggan dengan dibantu dua pekerjanya, perempuan tersebut menyiapkan pesanan. Perempuan itu yakni Fitriya Dwi Noor Aini (26) pemilik Kedai Id yang sempat tutup akibat corona.
Di sela aktivitasnya, perempuan yang akrab disapa Fitri itu sudi berbagi penjelasan tentang usahanya tersebut. Dia mengaku, saat ada pandemi Covid-19, kedai miliknya itu sempat tutup dua bulan. Hari Sabtu (6/6/2020) mulai buka lagi untuk menyambut berlakunya new normal atau kenormalan baru.

Baca juga : Gravitasi Teras Muria, Angkat Potensi Muria sebagai Menu Khas
“Tutup dua bulan, lumayan bikin pusing, karena tidak ada pemasukan. Kasihan juga karyawan menganggur. Kemudian, banyak pelanggan yang DM agar membuka Kedai Id,” ujar Fitri kepada Betanews.id.
Perempuan yang dikaruniai satu anak itu menuturkan, dengan memutuskan membuka kedainya di masa pandemi, dia pun sudah menyiapkan segala sesuatu yang terkait dengan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.
Pihaknya, menyediakan tempat cuci tangan lengkap dengan hand soap. Pihaknya juga melengkapi diri dengan masker. Menerapkan phisical distancing, serta bagi pembeli yang tidak mengenakan masker tidak dapat promo menarik dari Kedai Id.
“Ya kami memang sedang ada promo menarik. Di antaranya, seblak dan moktail dengan harga khusus Rp 6 ribu seporsi. Beli enam porsi gratis satu porsi. Give away mesin blender. Serta voucer diskon harga 20 persen untuk all treatment di Arraya Salon,” beber perempuan yang kenakan masker kuning tersebut.
Perempuan yang tercatat sebagai warga Desa Bumirejo, Kecamatan Margorejo, Pati itu mengatakan, Kedai Id menyediakan aneka minuman jus, moktail, thai tea, serta berbagai menu makanan. Di antaranya, seblak, roti bakar, banana rainbow dan lain sebagainya.
“Karena lagi pandemi corona, kami juga berinovasi dengan buat menu baru. Yang kami beri nama Wedang Uwuh dan Wedang Secang,” tutur Fitri yang mematok harga Rp 8 ribu satu porsi untuk kedua menu barunya tersebut.
Baca juga : Kopi dan Ketan, Menu Andalan yang Jadi Nama Kafe
Dia menjelaskan, kedua menu minuman itu mengandung rempah, jadi sangat bagus untuk tubuh. Bisa sebagai penambah daya tahan tubuh agar terhindar dari virus. Seperti diketahui, virus corona itu belum ada vaksinnya. Namun bisa dicegah penularannya dengan menerapkan protokol kesehatan serta dengan memperkuat imun tubuh.
“Semoga saja keadaan bisa secepatnya kembali normal. Kedai Id juga semakin ramai pembeli seperti saat sebelum ada corona,” ungkap Fitri yang mengaku sebelum ada corona Keda Id bisa melayani 50 transaksi per harinya
Editor : Kholistiono

