31 C
Kudus
Selasa, Juni 25, 2024

Berawal dari Hobi Pelihara Kucing, Putri Kembangkan jadi Peluang Bisnis

BETANEWS.ID, KUDUS – Seekor kucing warna abu-abu jenis Persia tampak bermanja dengan tuannya. Sesekali, sang pemilik membelai bulu halus kucing berumur dua bulan tersebut. Di sela itu, perempuan berusia 40 tahun tersebut melayani konsumen yang ingin membeli pakan hewan peliharaan.

Adalah, Emma Tarna Setiyowati atau lebih dikenal dengan panggilan Putri yang menjadikan tempat tinggalnya yang berada di Jalan Hos Cokroaminoto Nomor 40, Mlati Lor, Kudus juga sebagai toko hewan peliharaan atau pet shop yang diberi nama Felleta Per Shop. Di tempat ini menyediakan beragam treatment untuk hewan, seperti kucing, anjing, hamster dan kelinci.

Putri mengatakan, tokonya tersebut sudah ada sejak tujuh tahun lalu. Semua, katanya berawal dari hobi pribadinya. Yakni kesukaannya terhadap kucing semasa kerja di Kota Semarang. Katanya, kucing merupakan hewan peliharaan yang ia pelihara sejak dulu.

-Advertisement-

Baca juga : Sangkar Motif Kejawen Paling Diburu Penghobi Perkutut

“Nama saya Emma, tapi lebih dikenal sebagai Putri di dunia pet shop. Saya memang suka kucing sejak dulu. Jadi waktu kerja di Semarang, saya justru jarang keluar main, lebih suka di kost. Akhirnya saya pelihara kucing, biar tidak sepi. Dari satu sampai beranak pinak. Lalu, dari sana teman-teman menyarankan untuk buka usaha sekalian. Ya seputar kucing. Akhirnya buka petshop ini. Meskipun, di sini juga ada beberapa makanan dan peralatan hewan lain. Seperti anjing, kelinci, hamster. Tapi memang lebih condong ke kucing,” papar Putri, Senin (8/6/2020).

Dari hal itu, selanjutnya Putri menjalankan usaha phet shop dan membuka konsultasi untuk sharing perihal pengalaman memelihara kucing. Diakuinya, kucing merupakan hewan yang bisa disikapi seperti seorang anak. Sehingga, perilaku tersebut juga menjadikannya sangat berhati-hati dalam merawat kucing-kucingnya. Bahkan kucing orang lain yang dititipkan di tempatnya.

“Kalau perawatan kucing sih susah-susah gampang. Diibaratkan seperti merawat anak sendiri. Mau dia kucing ras atau kucing kampung, sebenarnya sama saja. Tinggal bagaimana merawatnya. Artinya kalau kucing ras yang dirawat sembarangan bisa jadi lebih galak daripada kucing kampung biasa. Begitupun sebaliknya,” papar dia.

Baca juga : Lebih Menjanjikan dan Tak Ada Matinya, Usman Sukses Budi Daya Lele

Menurutnya, memelihara kucing juga harus telaten. Apalagi, untuk menjaga kesehatan dan serangan penyakit. Dikatakan Putri, paling susah adalah merawat saat kucing terkena virus. Hal ini dikarenakan virus merupakan sumber penyakit yang tidak terlihat namun sangat mematikan hanya dalam hitungan jam. Untuk mendeteksi apakah virus tersebut masih menginveksi di dalam tubuh kucing juga dikatakan Putri cukup susah.

Perempuan tersebut juga mempraktikkan cara memberikan obat kepada salah satu kucingnya. Dikatakan Putri, pemberian obat dan vitamin juga tidak bisa sembarangan. Karena rasa obat dan bentuk yang mudah ditelan bisa mengurangi trauma yang didapatkan oleh kucing. Sedangkan untuk sterilisasi ruangan, biasanya ia memakai TH4 atau G Microcid.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
140,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER