BETANEWS.ID, KUDUS – Pengumuman kelulusan siswa tingkat SMA/SMK/SLB di Kudus diumumkan hari ini, Sabtu (2/5/2020), termasuk SMAN 1 Kudus. Karena dalam situasi pandemi Covid-19, pengumuman kelulusan dilakukan secara online, sekitar pukul 17.00 WIB.
Kepala SMAN 1 Kudus Shodiqun menyatakan, dari jumlah 432 siswa yang ada di sekolah tersebut, terdapat satu orang yang dinyatakan tidak lulus.”Ada satu yang tidak lulus. Karena SKS-nya (sistem kredit semester) tidak tuntas,” ungkapnya.
Dia mengungkapkan, sistem SKS sudah berlaku di SMAN 1 Kudus. Menurutnya, siswa harus menyelesaikan 260 SKS yang normalnya ditempuh dalam enam semester. Namun, karena siswa tersebut sakit akhirnya masih kekurangan 80 SKS.
Baca juga : UMK Tunda Wisuda 600 Mahasiswa
“Siswa tersebut sakit beberapa semester. Dan masih kurang 80 SKS. Tentu dia harus menyelesaikan sisanya,” ungkapnya.
Menurut Shodiqun, siswa yang bersangkutan saat ini sudah sehat dan siap menempuh kekurangan SKS. Pihaknya akan selalu mendampingi serta memberikan motivasi dan fasilitas supaya bisa menyelesaikan dengan cepat.
“Nanti ada namanya semester pendek. Jadi kemungkinan antara Desember 2020 atau Januari 2021 sudah lulus,” jelasnya.
Kelulusan tahun ajaran 2019/2020, pihaknya meniadakan ujian nasional. Menurutnya, nilai berasal dari raport semester satu hingga enam dan ujian sekolah.
“Kalau ujian sekolah masih kita lakukan. Namun dengan cara online dan siswa diberikan tugas” ungkapnya.
Dalam pengumuman kelulusan di tengah pandemi Covid-19 ini, pihaknya memilih mengumumkan melalu daring. Siswa dapat mengetahui dengan cara membuka email pribadinya.
Baca juga : Pelantikan 344 Kepala Sekolah di Kudus Dilakukan Secara Daring
“Jadi pengumuman sudah diinformasikan di setiap grup WhatsApp kelas masing-masing. Selain itu juga diinformasikan lewat web sekolah. Nanti siswa dapat membuka email yang kami kirimkan,” tuturnya.
Selain pengumuman kelulusan, para siswa yang mengambil jurusan MIPA dan IPS juga bisa mengunduh transkip nilai dan surat keterangan lulus di web resmi sekolah. Menurut Shodiqun, data bisa diunduh mulai hari ini.
Untuk ijazah asli, nantinya setiap wali kelas akan mengkoordinir supaya lebih kondusif. Menurutnya, ijazah asli harus tetap diambil di sekolahan.
Editor : Kholistiono

