31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaKUDUSDesa Menawan Kudus...

Desa Menawan Kudus Terapkan Program Jogo Tonggo

BETANEWS.ID, KUDUS – Program Jogo Tonggo yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mulai diterapkan desa di Kudus. Salah satunya adalah Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.Program tersebut dinilai efektif untuk penanganan Covid-19.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo menyatakan, dirinya pada Jumat (8/5/2020) pagi telah meninjau salah satu RW di desa Menawan. Dirinya ingin melihat, bagaimana Program Jogo Tonggo diberlakukan di tempat tersebut.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat mengunjungi Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kudus. Foto : Imam Arwindra

Di tempat itu, Satgas Jogo Tonggo menerapkan aturan masuk melalui portal. Sehingga jika ada pemudik atau orang dari luar datang, dapat terkontrol dengan baik.

- Ads Banner -

Baca juga : Pemkab Kudus Bakal Siapkan Dapur Umum di Setiap Kecamatan

“Saya sudah meninjau Desa Menawan, ternyata sudah diterapkan secara sempurna. Di RW sudah memasang portal dan ada pos satgas yang belibatkan ketua RW, RT dan semua elemen masyarakat,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 dengan Forkopimcam di Pringgitan Pendopo Kabupaten Kudus, Jumat (8/5/2020).

Selain itu, ada juga tempat khusus yang digunakan untuk menerima dan menyimpan bantuan dari donatur. Bantuan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mencukupi kebutuhan.

“Ini bisa menjadi percontohan desa lain. Forkopimcam bisa meninjau dan menjadikannya contoh juga,” tuturnya.

Hartopo juga meminta bantuan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) untuk segera membentuk Satgas Jogo Tonggo. Program tersebut, menurutnya sangat sesuai diterapkan di Kudus. Untuk itu, Hartopo menegaskan, agar camat, kapolsek dan danramil segera memberikan arahan dan intruksi kepada pemerintah desa agar membentuk satgas di setiap RW.

Ia katakan, setiap desa dan kelurahan yang ada di Kudus, nanti akan dibentuk Satgas Jogo Tonggo. Di setiap desa/kelurahan, kemudian memiliki satgas yang dipimpin oleh masing-masing Ketua RW.

Baca juga : 41 Warga Kudus Kena PHK di Jabodetabek, Hartopo: ‘Akan Dibantu untuk Pulang’

Hartopo menegaskan, agar camat membantu data pendukung dan pencairan dana desa. Menurutnya, dana tidak terduga yang bersumber dari dana desa (DD) dapat digunakan untuk penangan Covid-19. Nantinya juga bisa digunakan untuk operasional relawan di setiap desa.

“Mohon untuk selalu dimonitoring dan disosialisasikan kepada semua pihak dalam proses pembuatan Satgas Jogo Tonggo. Setiap desa harus membuat pos Satgas Jogo Tonggo karena ini efektif. Dan, camat tolong bantu kepala desa agar dana desa bisa segera dicairkan. Jangan sampai tidak ada biaya operasional sama sekali,” katanya.

Hartopo menjelaskan, program Jogo Tonggo dimaksudkan agar seluruh lapisan masyarakat yakni linmas, karang taruna, dasa wisma, posyandu, organisasi masyarakat dan pemerintah desa bergotong-royong melawan Covid-19.

Dalam program Jogo Tonggo terdapat empat bidang yang memiliki peran dan fungsi berbeda. Antara lain, bidang kesehatan, bidang ekonomi, bidang sosial dan bidang hiburan.

Editor : Kholistiono

Imam Arwindra
Imam Arwindrahttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sejak awal ikut terlibat dalam pembentukan Seputarkudus.com, cikal bakal Betanews.id.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler