31 C
Kudus
Rabu, September 30, 2020
Beranda Kuliner Tak Harus Nunggu...

Tak Harus Nunggu Ketika Rajab, Kuliner Sego Iriban Bakal Bisa Dinikmati Setiap Hari

BETANEWS.ID, UNGARAN – Ada sebuah tradisi unik yang digelar setiap bulan Rajab menjelang puasa do Desa Wisata Lerep, Kabupaten Semarang. Warga biasanya bergotong-royong membersihkan sendang dan sumber mata air yang ada di desa, kemudian menggelar acara makan bersama. Makanan yang disajikan dalam tradisi itu sangat unik. Sego Iriban namanya.

Nasi dengan lauk sayur-mayur, ikan asin, tempe dan jeroan ayam ini dahulu hanya boleh disajikan saat acara tradisi itu itu saja. Bentuknya hampir sama dengan Nasi Gudangan yang biasa ditemukan. Namun bedanya, sayuran yang digunakan di Sego Iriban ini tidak direbus, melainkan dibakar menggunakan bumbung bambu muda.

“Kami ingin menghidupkan kembali tradisi itu. Tidak hanya setahun sekali, namun kami ingin menjadikan itu sebagai daya tarik wisatawan,” kata Camat Ungaran Barat, Eko Purwanto.

Ke depan lanjut dia, Sego Iriban akan disajikan di pasar tradisional Desa Wisata Lerep. Para wisatawan dapat menikmati menu langka itu, tanpa harus menunggu prosesi Rajab tiba.”Selain itu, ada banyak kuliner khas lain yang kami jajakan di desa wisata ini. Dengan membuat desa wisata ini, kami harap ekonomi masyarakat dapat terangkat,” imbuhnya.

Ganjar Pranowo menabuh lesung bersama ibu-ibu ketika mengunjungi Desa Wisata Lerep. Foto : Ist

Penasaran dengan Sego Iriban, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tertarik untuk mencobanya. Usai mengecek kesiapan RSUD Tugurejo dalam kesiapan penanganan virus corona, Ganjar langsung mengunjungi Festival Sego Iriban di Desa Wisata Lerep.

Sesampainya di sana, Ganjar disuguhkan dengan pemandangan pedesaan yang asri. Warung-warung yang menjajakan Sego Iriban dan menu tradisional lain, berjajar rapi dengan bangunan dari bambu dan beratap daun kelapa. Di tengah warung-warung itu, terdapat sendang cukup besar yang dimanfaatkan untuk wisata air.

“Saya tertarik karena katanya ada makanan unik. Ternyata ini, namanya Sego Iriban. Ini makanan unik, karena sayurannya tidak direbus, melainkan dibakar pakai bambu,” kata Ganjar.

Usai mencicipi Sego Iriban, Ganjar mengacungkan jempolnya. Tak hanya itu, ia juga menjajal menu lain seperti oblok-oblok, sambel pete dan lainnya. “Ini menarik dan tentu laku dijual untuk menarik wisatawan. Kuliner khas yang melegenda semacam ini, banyak dicari wisatawan,” ucapnya.

Ia berharap, masyarakat terus aktif dalam mengeluarkan inovasi. Potensi desa yang selama ini belum mendapat perhatian, harus digali agar mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Kata Ganjar, dana desa yang ada dapat dipergunakan untuk pengembangan potensi-potensi seperti itu. Pemerintah, sebutnya, akan memberikan dorongan. Bahkan, pihaknya sudah membuat peraturan daerah mengenai desa wisata dan siap memberikan hadiah Rp1 miliar kepada desa wisata yang terbaik.

Tinggalkan Balasan

26,058FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,292PengikutMengikuti
19,146PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Ribuan Kue Bolang-Baling Nyah Kobong Terjual Setiap Hari, Benar-Benar Legendaris

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa orang terlihat antre di samping etalase yang ada di rumah tepi Jalan Johar, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Di...

Hanya dengan Rp 56 Ribu Sudah Bisa Nabung Emas di Pegadaian, Ini Caranya

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah emas batangan tampak di etalase yang berada di Kantor Pegadaian Kudus. Dua orang pria di sana terlihat sedang...

Nekat, Maling Bobol Rumah Orang Tua Kapolres Bintan di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS - Rumah orang tua Kepala Kepolisian (Kapolres) Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) AKBP Bambang Sugihartono disatroni pencuri, Minggu (27/9/2020) siang....

Tak Patah Semangat Berkali-kali Bangkrut, Ardi Temukan Kesuksesan di Resto Ulam Sari

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa mobil dan motor tampak terjajar di area parkir restoran di tepi utara Jalan Museum Kretek, Desa Getas Pejaten,...

Terbaru! Wisata River Tubing di Cengkir Manis yang Siap Pacu Adrenalinmu

BETANEWS.ID, KUDUS - Puluhan orang tampak mengunjungi Wisata Cengkir Manis, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Mereka terlihat memanfaatkan fasilitas yang ada...

Warga Geruduk Balai Desa Panjang, Tuntut Peternakan Ayam Ditutup

BETANEWS.ID, KUDUS - Puluhan warga terlihat berbondong-bondong datang ke Balai Desa Panjang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Kedatangan mereka untuk melakukan audensi terkait...

Ganjar Sepakat Kasus Dangdutan di Kota Tegal Diproses Pidana

BETANEWS.ID, SEMARANG – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta Polri untuk memproses penyelenggara konser dangdut di...