31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Satu Pasien RS Moewardi Meninggal Positif Corona, Ganjar : ’Kita Langsung Tracking Pergerakan Pasien’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung bergerak cepat dengan melakukan tracking pergerakan pasien RS Moewardi yang meninggal karena positif COVID-19. Ganjar mengatakan, tracking dia lakukan sejak pasien mengikuti seminar di Bogor sampai dikebumikan. Tracking ini dilakukan Ganjar dengan menggandeng Pemerintah Provinsi Jabar, Jatim dan Pemkot Surakarta.

“Kita minta pengecekan di Bogor. Juga koordinasi dengan Jawa Timur, karena dimakamkan di sana, keluarganya juga di sana. Gubernur Jatim belum bisa dihubungi, tapi dengan dinas kesehatan kita intens,” kata Ganjar dalam jumpa pers yang dia gelar di Puri Gedeh, Jumat (13/3/2020).

Selain itu, Ganjar juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Surakarta untuk melakukan tracking, dengan siapa saja pasien tersebut pernah kontak. Terlebih, lanjut Ganjar, pasien juga pernah periksa di dua rumah sakit di Surakarta.

-Advertisement-
Ganjar Pranowo saat memberikan keterangan pers terkait pasien di RS Moewardi Surakarta yang meninggal positif virus corona, Jum’at (13/3). Foto: Ist

“Kita langsung tracking dan isolasi tempat tinggal, kemudian diperiksa. Kita harap masyarakat koordinasi siapa tahu ada yang berhubungan, segera lapor ke rumah sakit atau puskesmas,” ungkapnya.

Baca juga : Ada Virus Corona Jangan Panik, Inilah 6 Tips Agar Tak Tertular

Ganjar mengatakan, koordinasi lintas pemerintahan tersebut dilakukan, selain karena riwayat perjalanan pasien yang meninggal tersebut berada di tiga wilayah, COVID-19 juga telah ditetapkan WHO sebagai Pandemi.

“Ini kan bukan hanya soal Jawa Tengah, tapi berhubungan dengan Jabar dan Jatim. Apalagi sudah ditetapkan Pandemi. Maka kita perlu gotong royong,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER