31 C
Kudus
Selasa, Maret 31, 2020
Beranda Pendidikan Pelajar SMK Duta...

Pelajar SMK Duta Karya Kudus Buat Hand Sanitizer Standar WHO

BETANEWS.ID, KUDUS – Di dalam ruangan laboratoriun kimia SMK Duta Karya Kudus tampak tiga siswi mengenakan baju warna putih. Di atas meja yang berada di depan ketiga siswi tersebut, tampak beberapa botol dan alat serta bahan. Sembari mengikuti instruksi dari guru pembimbing, ketiga siswi itu begitu terampil mencampur semua bahan yang tersedia untuk pembuatan hand sanitizer.

Pelajar SMK Duta Karya sedang membuat hand sanitizer untuk menangkal virus corona. Foto : Rabu Sipan

Eka Aries Setiawan (35), Ketua Program Studi Kimia Industri (Kaprodi) mengungkapkan, selama ini para siswa jurusan teknik kimia industri di SMK Duta Karya Kudus memang diajari cara membuat hand sanitizer sesuai standar WHO. Jadi hand sanitizer hasil karya para peserta didiknya itu bisa dijadikan langkah awal pencegah tertular dari virus corona.

Baca juga : Pasukan Anti Corona Boys SMK Duta Karya Adakan Penyemprotan Disinfektan Gratis

“Virus corona ini kan lagi merebak, hingga hand sanitizer di Kudus langka. Dan untuk menjawab kelangkaan itu SMK Duta Karya Kudus memproduksi hand sanitizer untuk masyarakat luas, khususnya Kudus,” ungkap pria yang akrab disapa Aries kepada betanews.id.

Pria yang mengenakan peci itu menerangkan, pembuatan hand sanitizer sebenarnya tidaklah sulit. Bahannya juga sangat mudah didapatkan di pasar. Dia pun tidak keberatan menyebutkan bahan – bahan untuk pembuatan hand sanitizer yaitu, alkohol 70 persen, hidrogen peroksida, gliserin, aloe vera, gliserol dan pewangi.

“Semua bahan tersebut dicampur sesuai takaran tertentu dan diaduk. Kemudian ditutup dan didiamkan selama 72 jam. Setelah didiamkan selama itu baru bisa dikemas dan digunakan,” paparnya.

Dia mengatakan, saat ini SMK Duta Karya sudah menerima banyak pesanan hand sanitizer. Pesanan tidak hanya dari perorangan saja melainkan juga dari perusahaan swasta. Jumlah pesanan yang masuk saat ini tuturnya, lebih dari 50 liter.

Baca juga : Fasilitas Cuci Tangan Ditempatkan di Alun-alun Kudus

“Untuk harga kami menjualnya mulai Rp 35 ribu untuk ukuran 100 mililiter. Dan Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu untuk ukuran satu liter,” ungkapnya.

Dengan adanya virus corona yang makin merajalela tambahnya, SMK Duta Karya Kudus saat ini tidak hanya membuat hand sanitizer, tapi juga membuat hand soap serta disinfektan. Bahkan saat ini sekolahnya mengadakan bakti sosial penyemprotan disinfektan gratis.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

20,596FansSuka
13,415PengikutMengikuti
4,309PengikutMengikuti
10,120PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

1,8 Juta Warga Jateng Akan Terima BLT, Anggaran Rp 1,4 T Sudah Disiapkan

BETANEWS.ID, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jateng telah menyiapkan dana sebesar Rp 1,4 triliun untuk menanggulangi kasus penyebaran virus corona. Dana tersebut akan...

Polisi Kudus Datang, Kerumunan Muda-Mudi Tunggang-Langgang

BETANEWS.ID, KUDUS - Suara sirine dari mobil polisi memecah suasana malam di sekitar GOR Bung Karno Kudus, Sabtu (28/3/2020) malam. Dari pengeras...

Produksi Dupa di Kudus Terdampak Corona

BETANEWS. ID, KUDUS - Aroma dupa tercium di sebuah ruangan berukuran 4,5 x 3 meter di Desa Loram Kulon, RT 01 RW...

Peduli Pencegahan Corona, Pemdes Jepang Adakan Penyemprotan Disinfektan

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebuah mobil pick up terlihat melintas di sebuah jalan di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Terdengar suara dari...

Jokowi ke Gubernur: Tirulah Jateng, Anggarkan Warga Terdampak Corona!

BETANEWS.ID, SEMARANG - Presiden Jako Widodo memerintahkan semua kepala daerah untuk meniru langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengatasi kasus dan dampak...

Perangi Covid-19, Rumah Warga Ketitang Wetang Kembali Disemprot Disinfektan

BETANEWS.ID, PATI -Wabah Covid-19 kian membuat warga berbondong-bondong mencari langkah-langkah pencegahan awal. Tak terkecuali warga Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati...

Sembilan Jurnalis Pati yang Kontak dengan Mbah Roso Dinyatakan Negatif Covid-19

BETANEWS.ID, PATI – Sembilan wartawan di Kabupaten Pati telah menjalani rapid test, yang diadakan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati di halaman Stadion...