31 C
Kudus
Rabu, April 1, 2020
Beranda Jateng Komunitas Bus Mania:...

Komunitas Bus Mania: ‘Bus Sekarang Bagus-Bagus, Tapi Toiletnya Masih Ada yang Kotor’

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sejumlah pecinta bus atau sering disebut bus mania dari berbagai daerah di Indonesia datang dan berkumpul di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Komunitas yang sudah terbentuk 12 tahun itu melakukan kopi darat (kopdar) untuk merayakan ulang tahun. Baca cerita hingga kritik yang muncul untuk pengelola bus, di antaranya toilet bus yang kotor.

Komunitas tersebut dinamai Bus Mania Community. Zainal Arifin, Ketua Pusat Bus Mania Community menceritakan, komunitasnya terbentuk berawal dari obrolan di media sosial. Pengalaman naik bus yang dibagi di media sosial tersebut mengundang banyak pecinta bus lain yang kemudian berbagung.

Anggota Bus Mania Community meminta swafoto bersama Ganjar Pranowo. Foto: IST

“Selain membagi kisah suka duka naik bus, kami juga saling berbagi tentang keunikan bus. Keunikannya mulai dari desain interior, lampu sampai klakson. Intinya kami dari berbagai daerah ini disatukan karena sama-sama suka naik bus,” ujar Zainal, di sela perayaan ulang tahun komunitas, Minggu (8/3/2020).

Baca juga:

Dalam pertemuan untuk merayakan ulang tahun komunitas ke-12 tersebut, hadir anggota dari sejumlah daerah di Indonesia. Di antaranya datang dari Sumatera Selatan, Bali, Jawa Tengah, Jakarta, Banten, Kalimantan hingga Ternate.

Di komunitasnya itu, kata Zainal, dia dan anggota lain sering berdiskusi tentang banyak hal, termasuk tentang kelaikan fasilitas bus. Menurutnya, saat ini banyak perusahaan otobus yang memiliki kendaraan yang bagus. Bahkan bus ekonomi sekarang sudah menggunakan AC. Namun tak jarang toilet bus masih kotor.

“Kami juga sering mengupas kebijakan-kebijakan pemerintah tentang perhubungan daran. Kami selalu berdiskusi dengan dinas-dinas perhubungan dan juga pengusaha agar bus-bus dirawat dengan baik, terminal juga dikelola dengan baik. Karena ini untuk kemajuan transportasi di Indonesia,” katanya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang mendengar ada perayaan ulang tahun Bus Mania Community tertarik untuk datang. Apalagi, perayaan tersebut dihadiri anggota dari berbagai daerah. Ganjar mengkhususkan datang, bahkan rela terbang dari Bandung untuk bisa bertemu dengan para anggota komunitas.

“Menarik banget. Ternyata dihadiri seluruh orang dari Indonesia. Dan mereka adalah orang-orang yang peduli pada transportasi umum,” kata Ganjar.

Ganjar menambahkan, ide-ide yang dilontarkan para pecinta bus tersebut sangat brilian. Dengan rajin naik bus, mereka bisa ngecek jalan, sistem transportasi sampai mengawal kebijakan pemerintah. Apa yang dilakukan oleh anggota Bus Mania Community itu, menurut Ganjar sederhana, tapi mampu mendorong secara optimal agar layanan publik transportasi menuju ke arah yang lebih baik.

“Tentu kritikannya sangat bagus, mereka mengakui toiletnya kotor, maka pengelola, penumpang semuanya harus menjaga. Mereka juga punya catatan, sopir busnya jangan ugal-ugalan. Tapi juga punya catatan bus sekarang sudah bagus-bagus, ekonomi saja sudah pakai AC. Ini kemajuan yang bagus banget,” kata Ganjar.

Ganjar berpesan agar kebersihannya juga diperhatikan. Terlebih menyikapi perkembangan situasi saat ini yang masih diresahkan persebaran virus Corona. Ganjar mendorong agar pecinta dan pengusaha bus mulai saat ini lebih peduli terhadap kebersihan handle bus, tempat duduk maupun seluruh pelayanannya.

Editor: Suwoko

Tinggalkan Balasan

20,599FansSuka
13,415PengikutMengikuti
4,309PengikutMengikuti
10,120PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

1,8 Juta Warga Jateng Akan Terima BLT, Anggaran Rp 1,4 T Sudah Disiapkan

BETANEWS.ID, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jateng telah menyiapkan dana sebesar Rp 1,4 triliun untuk menanggulangi kasus penyebaran virus corona. Dana tersebut akan...

Polisi Kudus Datang, Kerumunan Muda-Mudi Tunggang-Langgang

BETANEWS.ID, KUDUS - Suara sirine dari mobil polisi memecah suasana malam di sekitar GOR Bung Karno Kudus, Sabtu (28/3/2020) malam. Dari pengeras...

Produksi Dupa di Kudus Terdampak Corona

BETANEWS. ID, KUDUS - Aroma dupa tercium di sebuah ruangan berukuran 4,5 x 3 meter di Desa Loram Kulon, RT 01 RW...

Peduli Pencegahan Corona, Pemdes Jepang Adakan Penyemprotan Disinfektan

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebuah mobil pick up terlihat melintas di sebuah jalan di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Terdengar suara dari...

Jokowi ke Gubernur: Tirulah Jateng, Anggarkan Warga Terdampak Corona!

BETANEWS.ID, SEMARANG - Presiden Jako Widodo memerintahkan semua kepala daerah untuk meniru langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengatasi kasus dan dampak...

Perangi Covid-19, Rumah Warga Ketitang Wetang Kembali Disemprot Disinfektan

BETANEWS.ID, PATI -Wabah Covid-19 kian membuat warga berbondong-bondong mencari langkah-langkah pencegahan awal. Tak terkecuali warga Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati...

Sembilan Jurnalis Pati yang Kontak dengan Mbah Roso Dinyatakan Negatif Covid-19

BETANEWS.ID, PATI – Sembilan wartawan di Kabupaten Pati telah menjalani rapid test, yang diadakan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati di halaman Stadion...