BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah motor terparkir di area depan Pasar Bitingan Kudus, Selasa (17/3/2020). Terlihat seorang pria mengenakan batik berwarna biru. Dia yakni Muhammad Toha (52), Koordinator Pasar Bitingan Kudus. Dia mengungkapkan, akibat merebaknya virus corona ini, aktivitas di pasar berkurang. Meski begitu, katanya, untuk harga berbagai kebutuhan pokok masih stabil.
Dalam hal ini, pihak Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kudus juga sudah memberi imbauan kepada pedagang, agar tetap menjaga kebersihan.“Saat ini dari pihak dinas sedang mengupayakan antiseptik yang rencananya akan segera kami taruh di pintu masuk. Rencana ini akan berlaku untuk semua pasar yang ada di Kudus,” Jelas Toha sapaan akrabnya.

Sementara itu, salah satu pedagang di Pasar Bitingan, Karyati menyampaikan, jika adanya virus corona tersebut berdampak terhadap sepinya pembeli. Akibatnya, penghasilannya juga menurun, tidak seperti hari biasa.
Baca juga : Perkembangan Terkini Corona di Jateng, Total Enam Pasien Positif, Dua Meninggal
Menuju area parkir, seorang pria tampak membantu dua orang perempuan yang sedang menarik motornya. Pria tersebut adalah Muhammad Umar (40), tukang parkir di pasar tersebut. Umar sapaan akrabnya berbagi cerita kepada betanews.id tentang kondisi Pasar Bitingan.
Menurutnya pasar dirasa mengalami penurunan pengunjung karena adanya virus COVID-19. “Karena pengunjung menurun, jadi penghasilan saya juga ikut menurun ini,” ungkapnya.
Berpindah lokasi ke area depan Taman Boejana Kudus, terlihat sejumlah pria mengenakan jaket berwarna hijau. Satu di antara mereka yakni Eko Syaifudin (33), driver ojek online yang sedang menunggu orderan. Dia menyampaikan, jika dua hari ini penghasilannya mulai menurun hingga 40 persen.
“Pengguna grab rata-rata anak sekolah. Jika diliburkan selama dua pekan untuk mengejar poin sulit, karena sepi. Jujur saya ada rasa takut dengan Corona, tetapi karena kewajiban, saya harus memberi makan anak istri, jadi ya harus tetap kerja. Harapan saya, pemerintah segera menemukan vaksin agar aktivitas kembali normal seperti semula. Jangan terlalu takut lah, mencegah harus, tetapi jangan berlebihan takutnya,” harapnya.
Baca juga : Antisipasi Penyebaran Covid-19, Dukcapil Kudus Maksimalkan Layanan Online
Berjalan ke Mall Ramayana, tampak puluhan motor terparkir di halaman samping mall itu. Masuk ke dalam, seorang pria mengenakan baju putih dengan corak warna biru dongker berjalan menghampiri. Dia adalah Eko Supriyanto (42), supervisor di mall tersebut.
Dia mengungkapkan, bahwa di Ramayana terkena pengaruh penurunan pengunjung. Demi mengantisipasi penularan virus corona, di sana menyediakan antiseptik di setiap kasir. “Selain di kasir, di toilet juga kami sediakan antiseptik. Memang ada penurunan pengunjung, tetapi penurunan omzet tidak terlalu signifikan,” jelasnya.
Editor : Kholistiono

