31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Industri Pandai Besi yang Kian Ditinggalkan Generasi Muda

BETANEWS.ID,KUDUS – Seorang pria tampak menyeka keringat sambil beristirahat di sebuah tempat produksi kunci besi dan linggis. Dia adalah Runji Hartono (49), seorang pandai besi warga Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Saat bersistirahat, pria yang akrab disapa Runji itu berbagi cerita kepada betanesw.id tentang usaha pandai besi yang kini sudah tidak diminati generasi muda.

Menurutnya, generasi muda kini lebih memilih kerja di pabrik dari pada mengikuti jejak orang tuanya menjadi pandai besi. Dia mengaku kewalahan memenuhi permintaan pasar, tetapi saudara-saudaranya enggan diajak untuk ikut membuat kunci besi dan linggis.

Runji Hartono sedang membuat kunci besi. Foto:Ahmad Rosyidi

-Advertisement-

“Saudara-saudara saya sudah tidak berminat untuk saya ajak. Sedangkan kedua anak saya semuanya adalah perempuan, jadi ya tidak bisa mengikuti jejak saya. Bapak saya dulu juga tukang pandai besi, memproduksi palu,” ungkapnya, Senin (3/1/2020).

Sebelum membuka usaha sendiri, Runji pernah menjadi karyawan pandai besi. Dia juga pernah menjadi kuli bangunan dan kuli panggul, tetapi menurutnya pekerjaan yang paling bisa dinikmati adalah menjadi tukang pandai besi.

“Sudah mencoba beberapa pekerjaan, tetapi saya lebih bahagia menjadi tukang pandai besi. Pekerjaan ini cukup berat, tetapi saya merasa cocok dan bahagia mengerjakannya,” pungkasnya.

Sulaeman Slamet, Kepala Desa Hadipolo juga menambahkan, jika pekerjaan menjadi tukang pandai besi kurang diminati para pemuda di desanya. Meski jenis produk yang dibuat terus ada inovasi, tetapi ada sejumlah pengusaha yang tutup. Dalam hal ini, pihaknya akan terus mendukung usaha industri rumahan itu, apalagi sudah menjadi ciri khas Desa Hadipolo.

“Secara produk, di sini ada inovasi, tetapi untuk menghadapi persaingan pasar dengan barang-barang ekspor, kami merasa kesulitan. Seperti gunting, harga di sini kisaran Rp 30 ribu hingga 100 ribu, sedangkan gunting dari luar hanya belasan ribu saja,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER