24.4 C
Kudus
Senin, Februari 17, 2020
Beranda Ekonomi Cuaca Panas, Posko...

Cuaca Panas, Posko Es Raup Omzet Rp 30 Juta Sebulan

SEPUTARKUDUS.COM, UNDAAN TENGAH – Di tepi timur Jalan Kudus – Purwodadi Desa Undaan Tengah gang tiga, Kecamatan Undaan, terlihat tratak beratap esbes berdiri tegak. Di dalamnya tampak dua perempuan berjilbab sibuk menyiapkan es yang dipesan para pembeli. Beberapa pelajar dan pengunjung lain tampak mengantre, menanti pesanan. Tempat tersebut yakni Posko Es, yang musim kemarau ini sangat laris, dan mampu menjual ratusan gelas sehari.

Menurut Haryanto (30) pemilik Posko Es menuturkan, seperti pedagang es lainnya, pada musim kemarau aneka es yang dijualnya sangat laris. Dalam sehari dirinya mengaku mampu menjual lebih dari seratus gelas untuk tiap jenis es yang dijualnya. Posko Es menjual beberapa jenis es, di antaranya, es campur, es degan, serta aneka es jus buah.

“Selama musim kemarau ini penjualan kami meningkat. Dalam sehari kami mampu menjual sekitar 150 gelas. Sedangkan es degan kami mampu menjual 100 gelas begitu juga dengan es jus buahnya. Sedangkan kelapa muda  kami mampu menjual sekitar 50 buah,” jelasnya beberapa waktu lalu, saat ditemui dikedainya.

Pria warga Undaan Tengah, Undaan, Kudus itu mengungkapkan, jumlah penjualan aneka es tersebut untuk hari biasa. Sedangkan pada hari libur dan akhir pekan jumlah penjualan tersebut akan meningkat dan Posko Es lebih ramai pembeli. Diakui Har, Berjualan minuman, apalagi es, sangat bergantung pada musim.

“Begitu juga di Posko Es, di musim hujan penjualan akan menurun dan tentu omzet juga berkurang. Jika saat ini omzet yang kami dapatkan antara Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta sehari, atau sekitar Rp 24 juta sampai Rp 30 juta sebulan. Pada musim penghujan omzet yang kami dapatkan tak bisa lebih dari Rp 500 ribu sehari,” bebernya.

Pria yang sudah dikaruniai dua orang anak itu menuturkan, menjual aneka minuman dagangannya dengan harga berbeda. Untuk es campur dijualnya dengan harga Rp 4.500 tiap gelas. Es degan dijualnya Rp 3 ribu per gelas. Sedangkan kelapa muda dibanderol Rp 9 ribu per buah.

“Untuk penyajian minuman es yang kami jual, para pembeli bisa memilih menggunakan sirup ataupun gula cair. Dan keduanya kami bikin sendiri dijamin rasa gulanya lebih cocok di lidah, aman dan tidak bikin batuk maupun serak,” ungkapnya serius.

Tinggalkan Balasan

- Advertisment -
19,899FansSuka
13,468PengikutMengikuti
4,320PengikutMengikuti
8,850PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Pria Asal Mayong Ini Berjualan Durian di Kudus, Keuntungan Bersih Rp 2 Juta Sehari

SEPUTARKUDUS.COM, GETAS PEJATEN - Di tepi barat jalan tepatnya di depan Graha Mustika Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, kudus tampak sebuah mobil bak terbuka...

Gebyok Khas Kudus Buatan Warga Undaan Tengah Ini Dijual Ratusan Juta

SEPUTARKUDUS.COM, JETIS KAPUAN - Tiga orang tampak sedang sibuk di dalam tempat usaha pembuatan gebyok ukir bernama Gong Sekaten, di tepi Jalan Kudus–Purwodadi, Desa...

Lulusan STAIN Kudus Ini Buat Sate Surimi, Buka Franchise di Beberapa Kota

SEPUTARKUDUS.COM, GONDOSARI - Di tepi Jalan PR Sukun, tepatnya di halaman Alfamart seberang lapangan tenis Sukun Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kudus, tampak gerobak lengkap...

Usaha Pembuatan Gebyok Khas Kudus Dirintis Malikan Sejak Masih Lajang

SEPUTARKUDUS.COM, JETIS KAPUAN - Di tepi timur Jalan Kudus-Purwodadi, tepatnya di Desa Jetis Kapuan, Kecamatan Jati, Kudus, tampak sebuah bangunan beratap seng. Di dalam...

Tak Ingin Lama Berdamai dengan Keputusasaan karena Bercerai, Zun Bangkit Dirikan Annisa Collection

SEPUTARKUDUS.COM, TANJUNG KARANG - Suara bising mesin jahit terdengar saat memasuki pelataran rumah tembok bercat hijau di tepi Gang Kresna, Desa Tanjung Karang, Kecamatan...