31 C
Kudus
Selasa, November 29, 2022
BerandaKUDUSDemi Passion di...

Demi Passion di Bidang Fashion, Amel Rela Tinggalkan Jabatan Brand Manager dan Gaji Belasan Juta

SEPUTARKUDUS.COM, PANJUNAN –  Di tepi selatan Jalan
Letkol Sudomo, tepatnya di Gang Empat Kelurahan Panjunan, Kecamtan Kota, Kudus, tampak rumah berlantai dua bercat abu-abu. Di lantai dua rumah
tersebut tampak seorang wanita sedang mendesain gaun serta
sesekali menerima panggilan telepon. Perempuan tersebut bernama Amelia Eka Sari
(33), yang mendirikan Caramells Fashion karena ingin melepas
kenyamanan kerja di kantor.

amel pendiri Caramells Fashion Kudus
Amel sedang membuat desain gaun koleksi Caramells Fashion. Foto: Rabu Sipan

Disela aktivitasnya, perempuan yang akrab disapa Amel itu sudi berbagi kisahnya kepada Seputarkudus.com. Menurutnya, dia baru setahun
merintis Caramells Fashion yang mendesain, membuat serta menjual gaun
pesta. Sebelum merintis usahanya itu, Amel bekerja di
perusahan obat ternama Indonesia selama empat setengah tahun dan menjabat
sebagai brand manajer di Jakarta.
“Aku melihat pemilik usaha fashion yang menyediakan
gaun pesta untuk kelas premium di Kudus masih jarang. Aku juga ingin
lepas dari kenyamanan kerja di kantor dan ingin memiliki usaha sendiri, lalu
aku memutuskan keluar kerja serta melepas jabatan brand manajer dengan gaji belasan juta sebulan dan mendirikan Caramells Fashion di Kudus,” ujarnya.

Baca juga: Baru Merintis Produksi Gaun Pesta, Amel Ketagihan Ikuti Pameran Serupa Kudus Trade Show 2016

Perempuan lulusan S 2 Universitas Prasetiya Mulya Busines School
(PMBS) Jurusan Manajemen tersebut mengatakan, sengaja memilih merintis usaha
membuat gaun pesta karena sudah lama menyukai fashion. Selain itu dirinya mengaku suka mendesain gaun
sejak kuliah. Setelah kuliah untuk memperdalam pengetahuanya tentang desain dan gaun pesta, dia ikut kursus desain dan rancang gaun di sela
kesibukanya sebagai brand manajer perusahaan obat di Jakarta.

- Ads Banner -

Setelah keluar
bekerja dan merintis usaha di bidang fashion, Amel mengaku tetap melanjutkan
kursus di Semarang untuk lebih mendalami tipe tubuh wanita. Karena menurutnya untuk
mendesain gaun pesta wanita, harus paham secara detail antara bentuk
pinggul, perut dan lengan. Itu agar gaun pesta yang diproduksi pas sesuai badan
wanita pada umumnya. Dia juga mengatakan mendesain model dan merancang sendiri
gaun pesta produk Caramells Fashion miliknya itu.
“Aku sengaja mendesain model dan merancang sendiri gaun
pesta produk Caramells miliku. Karena menurutku mendesain model dan merancang
busana itu membutuhkan seni dan kreatifitas, agar tercipta gaun yang cantik dan
elegan, serta terdapat ciri khas sentuhan dari sang perancang yakni diriku
sendiri. Agar kelak jika produk gaun pesta buatanku sudah familiar, orang mudah mengenali busana rancanganku hanya dengan melihat
ciri khas yang aku sematkan pada gaun tersebut,” ujarnya
Dia mangatakan, produk gaun pesta rancanganya tersebut
lumayan diminati. Selain di Kudus banyak teman atau koleganya yang di
Jakarta membeli atau memesan gaun produk Caramells Fashion yang dia pasarkan
melalui Instagram miliknya dengan id mycaramells. Menurutnya sebulan
dia bisa menjual sekitar 15 pcs gaun pesta dengan harga mulai Rp 500 ribu untuk
gaun pesta simpel dan harga Rp 1 juta untuk gaun culture.

Selain menjual produk gaun jadi yang selalu mengikuti model
dan tren kekinian, wanita bermata sipit itu mengaku menerima pesanan pembuatan gaun
pesta sesuai model dan bahan sesuai keinginan dari para pelanggan. Dan untuk
membantunya membuat aneka model gaun pesta produk Caramells Fashion, katanya, dia mempekerjakan sekitar empat orang tenaga penjahit.
“Aku berharap gaun pesta produk Caramells fashion miliku
yang aku pasarkan sacara online makin dikenal dan diminati. Dan sebelum membuka
boutiqe, aku informasikan untuk semua orang yang ingin melihat secara langsung  aneka gaun pesta yang anggun nan elegan, atau
bagi siapa saja yang ingin memesan sesuai ukuran dan bentuk badanya bisa datang
langsung ke rumahku dengan terlebih dulu menghubungi nomer HP 08179527877,” ungkap Amel.
Redaksi
Redaksi
Beta adalah media online yang lahir di era digital. Berita yang disajikan unik, menarik dan inspiratif. Serta dikmas dalam bentuk tilisan, foto dan video.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler