31 C
Kudus
Sabtu, Juni 22, 2024

Warga Lamongan Ini Hidup Ngontrak Bersama Keluarganya Hanya untuk Berjualan Arum Manis

SEPUTARKUDUS.COM, ALUN-ALUN – Pria berkaus merah menggendong kotak
berwarna hijau berjalan di sebelah barat Mall Ramayana Kudus sambil memainkan alat musik rebab.  Dia tidak sedang mengamen, tetapi Tetapi berjualan arum manis yang ada di dalam kotak. Rebab itu hanya digunakan sebagai ciri khas atau penanda bagi masyarakat saat dirinya berjualan.

pedagang arum manis
Pedagang Arum Manis Car Free Day Minggu ( 29 / 5 / 2016

Suyitno (39), adalah penjual arum manis yang menggunakan rebab tersebut. Pria asal Lamongan tersebut menuturkan, dirinya sudah empat tahun berjualan arum manis di Kudus sambil memainkan rebab. Tiap pagi Pukul 06.00 WIB dia berangkat dari kontrakanya berjalan kaki dari gang ke gang untuk
menjajakan arum manis kepada pembeli. Tetapi saat jam istirahat sekolah dia mangkal
di depan SD, sambil tetap memainkan rebabnya.
“Seringnya mangkal di depan SD Kajeksan, tetapi kalau dirasa di tempat itu sepi pembeli, dia berjalan lagi menjual arum manisnya di
tempat lain. Seperti hari Minggu sekarang, sekolah kan libur, jadi tiap Minggu
pagi pasti jualan di acara Care Free Day dulu, kalau acara ini selesai baru
keliling ke tempat lain, “ kata suyitno kepada seputarkudus.com Minggu (29/ 5/2016)
Suyitno mengaku di acara Car Free Day hari ini, arum
manisnya belum laku sama sekali. “Padahal biasanya kalau sudah ramai orang
begini, sudah dapat penglaris, tapi sekarang belum,” katanya.
Suyitno menjual arum manisnya seharga Rp 2 ribu sekantong
pelastik kecil. Dan bila arum manis yang ada di dalam kotaknya habis terjual
dia mendapatkan uang sebesar Rp 150 ribu. Tetapi lebih  sering tidak habis, dan hanya mendapat uang Rp 70 ribu sampai Rp 75 ribu sehari.
Yitno begitu dia disapa, menuturkan, selama empat tahun di
Kudus dia hidup mengontrak dengan biaya sebulan Rp 315 ribu di Desa
Singocandi, Kecamatan Kota, bersama istri dan dua anaknya yang masih sekolah di
SD. Dia berama keluarga pulang ke Lamongan satu tahun dua kali.

Redaksi
Redaksi
Beta adalah media online yang lahir di era digital. Berita yang disajikan unik, menarik dan inspiratif. Serta dikmas dalam bentuk tilisan, foto dan video.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
140,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER