31 C
Kudus
Minggu, November 27, 2022
BerandaKUDUSPeserta Car Free...

Peserta Car Free Day Kudus Kaget, Anggota Ansor Kota Berteriak Matikan TV

SEPUTARKUDUS.COM, ALUN-ALUN – Sejumlah peserta Car Free Day kaget, saat Seorang laki-laki berpakaian
doreng mengelilingi Alun-alun Simpang Tujuh Kudus sambil berteriak-teriak, Minggu (22/5/2016) di Alun-alun Kudus. “Matikan televisi, Magrib mengaji,” ungkap dia. Pria tersebut adalah anggota GP Ansor Kecamatan Kota, yang mengampanyekan waktu Magrib untuk mengaji.
ansor kota kudus
Anggota Ansor PAC Kota, Kudus sedang membagikan gelas saat Car Free day di Alun-alun Kudus, Minggu (22/5/2016). Foto: Imam Arwindra

Sementara itu, di belakang dirinya beberapa orang membagikan
gelas plastik dan selebaran serta membawa spanduk bertuliskan “Waktu Magrib? Matikan
TV Hidupkan Mengaji,”.

Ketua GP Ansor Kota M. Fathul Munif (31) yang juga menjadi kordinator aksi menuturkan, aksi yang
dilakukannya mengajak orang tua untuk mengawasi putra-putrinya supaya di waktu Magrib
mengaji Al-Qur’an.
“Sekarang budaya mengaji di waktu Magrib sudah mulai hilang.
Anak-anak lebih suka menonton TV di rumah ketimbang mengaji di musola atau di masjid,” ungkap dia kepada Seputarkudus.com.
Dia melanjutkan, ketika anak sudah meninggalkan budaya
mengaji, yang akan merugi ialah orang tuanya. Anak akan jauh dari
nilai-nilai agama.

ansor kota kudus
Pengurus Ansor Kecamatan Kota, Kudus berfoto bersama sebelum melakukan aksi.

“Anak merupakan aset utama orang tua. Orang tua mempunyai
kewajiban dalam memberikan pendidikan yang terbaik untuk putra dan putrinya,
terkhusus pendidikan agama,” tambahnya.
Munif mengutip hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah
RA dari HR Muslim, Rasulullah SAW berkata, jika anak Adam meninggal dunia
maka amalnya terputus kecuali tiga perkara, sedekah jariyah, ilmu yang
bermanfaat dan anak saleh yang mendoakan kepadanya.
“Jika orang tua salah memberikan pendidikan kepada anaknya. Dialah
(orang tua) sendiri yang akan merugi dunia dan akhirat,” jelasnya.
Gerakan mengajak orang tua untuk mengawasi anaknya supaya
mengaji Al-Quran, menurut Munif baru dimulainya. Selain berkampanye saat Car
Free Day, dia juga memasang beberapa spanduk di tempat keramaian. “Kami juga
berkampanye lewat jejaring sosial media,” tambahnya.
Dia berharap dengan adanya kampanye mengaji ini, anak-anak sejak
dini mempunyai bekal agama untuk menjalani kehidupannya kelak serta dapat
mendoakan para orang tua ketika sudah kembali pada yang kuasa. “Ayo matikan TV saat Magrib, luangkan untuk mengaji,” ungkapnya.

Redaksi
Redaksi
Beta adalah media online yang lahir di era digital. Berita yang disajikan unik, menarik dan inspiratif. Serta dikmas dalam bentuk tilisan, foto dan video.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,335PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler