BETANEWS.ID, JEPARA – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kabupaten Jepara Rabu (17/1/2024) malam menyebabkan beberapa kerusakan fasilitas obyek wisata yang berada di kawasan Pantai Bandengan.
Subianto, Manager Pantai Bandengan menjelaskan, beberapa fasilitas yang rusak diantaranya ikon selamat datang yang bercorak ukiran khas Jepara, area Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di dekat parkiran, serta beberapa pohon tumbang di sekitar bibir pantai dan di depan area kios pedagang.
Baca Juga: Tarif Retribusi Pasar Naik, Pedagang Jepara Diminta Menyesuaikan
Sebelumnya, pada malam tahun baru menurut Subianto juga terjadi kejadian serupa yang menyebabkan sembilan kios milik pedagang mengalami kerusakan parah terutama di bagian atap. Bahkan salah satu kios, atapnya terlempar sejauh 50 meter dari posisi kios.
Kejadian pada malam tahun baru tersebut juga menyebabkan 70 pohon tumbang di sekitar area pantai.
“Kejadian malam, jadi tidak bisa diprediksi (karena apa), tapi memang anginnya kencang dan lampu mati. Ketika melihat di lapangan kondisi sudah banyak yang rusak,” katanya pada Kamis (18/1/2024) di Pantai Bandengan Jepara.
Usai kejadian, dari pihak Pantai Bandengan terlihat membersihkan puing-puing yang mengalami kerusakan serta menebang sisa pohon yang tumbang. Sedangkan untuk kerusakan di sembilan kios, hingga saat ini memang terlihat belum dibenahi.
“Sampai sekarang memang belum kita benahi karena masih mencari tukang yang profesional agar dibenahi menjadi lebih baik,” katanya.
Suyuti (56) salah satu pedagang bercerita bahwa akibat kejadian angin kencang yang merusak bagian atap toko, ia mengalami kerugian sekitar Rp5 juta. Almari pendingin miliknya juga mengalami korsleting listrik akibat kebocoran.
Baca Juga: Pedagang Jepara Protes Tarif Retribusi Pasar Naik
Akibat kejadian tersebut ia juga tidak bisa berjualan. Namun, setiap harinya ia mengaku masih ditarik tarif retribusi.
“Kalau rusak ini kan udah dua kali, pada malam tahun baru sama tadi malam. Cuma rusak parahnya tadi malam, tenda yang saya bikin juga sobek,” ujarnya.
Editor: Haikal Rosyada

