BETANEWS.ID, PATI – Dewan Pengurus Cabang Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (FPLKP) Kabupaten Pati meminta diberikan fasilitas untuk kegiatan kursus dan pelatihan.
Ketua FPLKP Kabupaten Pati, Prayogi Wawang mengatakan, kursus dan pelatihan gratis membutuhkan dukungan dari pemangku kebijakan. Oleh karena itu, pihaknya meminta diberikan peralatan pendukung agar dapat menjalankan kegiatan tersebut.
Baca Juga: BPBD Pati Minta Ada Perhatian Serius Soal Penanganan Aliran Sungai Godo
“Permintaan kami sebatas untuk diperhatikan. Dalam bentuk kegiatan kursus gratis. Ini bisa diperhatikan dengan diberi fasilitas. Misalnya di bidang komputer, kami dibantu peralatan,” ujar Prayogi dalam rilisnya, Sabtu (13/1/2024).
Terkait hal itu, pihaknya katanya juga sudah melakukan audiensi dengan Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati.
Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Pati, Suwarno mengapresiasi kegiatan kursus yang telah dilaksanakan oleh FPLKP. Ia menilai bahwa kegiatan itu bisa membantu masyarakat.
“Ibaratnya panjenengan itu lentera di kegelapan. Ada sinar yang bisa menerangi bagi mereka yang putus harapan,” ungkapnya.
Akan tetapi, kata Suwarno, anggaran dari pemerintah daerah untuk mendukung kegiatan lembaga kursus dan pelatihan (LKP) saat ini terbatas. Sehingga, hal tersebut masih belum dapat dilakukan.
“Masalahnya pada biaya supaya kegiatan LPK bisa terlaksana. Perlu biaya sarana dan prasarana. Tetapi saat ini anggaran sangat minim,” imbuhnya.
Baca Juga: Gunakan 4.031 Knalpot Brong, Tugu Ikan Bandeng Dipasang di Alun-alun Pati
Hal senada juga disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo. Ia menjelaskan bahwa anggaran untuk kegiatan LKP tak mengkaver. Sehingga pihaknya pesimis bisa mendukung terlaksananya kegiatan dari FPLKP itu.
“Anggaran hanya Rp134 juta di 2024 memang tidak banyak mengkaver. Ada 113 LKP. Belum ada lagi kegiatan yang lain,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

