Antisipasi Lonjakan Penumpang, Dishub Bakal Tambah Trip Pelayaran Jepara-Karimunjawa

BETANEWS.ID, JEPARA – Untuk mengantisipasi adanya lonjakan penumpang pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara akan menambah trip pelayaran Jepara – Karimunjawa.

Namun menurut Suroto, Kepala Bidang Perhubungan Laut, Dishub Kabupaten Jepara penambahan rute tersebut akan dilakukan ketika ada permintaan dari pengelola pariwisata di Karimunjawa.

Baca Juga: Perluas Pelayanan, Bayi yang Lahir di Bidan Jepara Bisa Bawa Pulang Akta dan KIA

-Advertisement-

Sebab sampai saat ini, menjelang libur Nataru jumlah kunjungan wisata menuju Karimunjawa masih normal atau belum terjadi lonjakan penumpang.

“Libur Nataru biasanya ada lonjakan penumpang sehingga kita antisipasi dengan menambah trip penyebrangan, cuma itu nanti ketika memang terjadi lonjakan penumpang,” katanya pada Betanews.id, Rabu (20/12/2023) di Kantor Dishub Jepara.

Suroto memperkirakan pada libur Nataru terdapat kenaikan 10% jumlah penumpang dibanding saat momen Libur Hari Raya Idul Fitri. Sehingga dari kapasitas yang tersedia, 90% kursi penumpang akan terpenuhi saat momen Libur Nataru.

Ia menambahkan bahwa saat ini terdapat tiga kapal penyebrangan yang melayani wisatawan maupun masyarakat menuju Karimunjawa. Yaitu KMP Siginjai dengan kapasitas 202 penumpang, Expres Bahari 8F dengan kapasitas 390 penumpang, dan Express Bahari 1C dengan kapasitas 349 penumpang.

“Kemudian ada juga KM Kalimutu milik Pelni yang juga sudah beroperasi dengan rute Semarang – Legon Bajak, kita juga sudah koordinasi ketika misalnya terjadi peristiwa seperti kemarin dimana wisatawan tidak dapat kembali karena gelombang tinggi,” tambahnya.

Menjelang momen Libur Nataru, selain adanya lonjakan penumpang, cuaca buruk dan gelombang tinggi juga menjadi kendala. Untuk mengantisipasi kendala dari faktor alam tersebut, Dishub akan mengeluarkan Surat Edaran pembatasan jumlah wisatawan.

Baca Juga: Tak Sesuai Target, Potensi Parkir Jepara Hanya di Angka Rp 1,2 Miliar

Surat edaran tersebut nantinya selain diberikan kepada pelaku pariwisata di Karimunjawa juga akan disampaikan kepada pengelola kapal agar tidak menjual tiket kapal kepada wisatawan.

“Kalau memang nanti cuaca buruk, kita akan berikan surat edaran agar tidak menjual tiket kapal, dan kita juga terus melakukan pemantauan cuaca dari BMKG,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER