Mampu Olah Sampah Plastik jadi BBM, Desa Sidorekso Akan Dapat Bankeu Rp500 Juta

BETANEWS.ID, KUDUS – Desa Sidorekso akan mendapatkan bantuan keuangan (bankeu) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus sebesar Rp 500 juta untuk pengembangan pengolahan sampah. Menurut, Ketua Pengolahan Sampah Semar Hijau, Siswanto, bantuan itu akan digunakan untuk membangun gudang pemilah sampah.

“Kemarin sudah disurvei Dinas PUPR dan Dinas PKPLH Kabupaten Kudus untuk menindaklanjuti rencana tersebut. Karena kami memang butuh gudang sebagai tempat untuk menyimpan dan pemilahan sampah,” katanya saat ditemui, Jumat (15/12/2023).

Selain gudang, lanjut Siswanto, uang tersebut juga aka digunakan untuk menambah mesin pemilah sampah dan mesin pencacah sampah plastik. Bantuan itu diharapkan bisa membuat pengolahan sampah bisa lebih maksimal.

-Advertisement-

Baca juga: Desa Sidorekso Kudus Berhasil Sulap Sampah Jadi BBM Setara Pertamax Turbo dan Pertamina Dex

“Selama ini hasil pengolahan sampah yang berupa BBM ini selalu dipamerkan di beberapa daerah. Mereka (Pemkab maupun Dinas terkait) ingin menjadikan pengolahan sampah ini proyek percontohan desa-desa di Kudus. Tapi kalau belum ada gudangnya kan belum bisa,” tuturnya.

Ia menjelaskan, dari produksi sampah warga sebanyak lima ton sehari, yang mampu diolah hanya 20-30 kilogram saja. Mengingat, mesin pirolisis hanya bisa mengolah sampah plastik untuk jadi BBM berupa bensin dan bio solar. Sementara untuk kapasitas mesin bisa menampung hingga 1 kuintal.

“Dengan adanya mesin ini sangat efektif mengurangi sampah yang ada di desa. Jadi untuk hasil olahannya, bisa menghasilkan solar 60 persen, bensin 20 persen, minyak tanah 10 persen, dan air 10 persen,” tuturnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER