BETANEWS.ID, KUDUS – Perayaan Natal menjadi berkah bagi sebagian orang, tak terkecuali Stefani Rikka, owner Es Pelopor dan Nasi Ayam Tampol Kudus. Di momen Hara Raya Umat Kristen ini, pesanan hampers di tempatnya terus berdatangan, meski masih belasan hari lagi.
Fani mengatakan, hampers kuliner jadi pilihan menarik untuk diberikan kepada keluarga, kolega, hingga teman. Saat ini, dalam sehari ia bisa menerima lima hingga 15 pesanan.

Fani mengatakan, hampers kuliner jadi pilihan menarik untuk diberikan kepada keluarga, kolega, hingga teman. Saat ini, dalam sehari ia bisa menerima lima hingga 15 pesanan. Fani mengaku mulai awal Desember hingga saat ini sudah membuat puluhan hampers.
Baca juga: Segarnya Es Pelopor di Dekat Oasis Kudus Ini Bisa Tarik Seratusan Pembeli Tiap Hari
“Jadi hampers ini berisi menu makanan dan minuman dengan menyesuaikan permintaan pelanggan. Pelanggan bisa memesan sesuai keinginan dengan catatan isian menu yang tersedia di sini,” katanya dsaat ditemui di outlet yang berada di Ruko Green Oase 1-2, Jalan lingkar Utara Kudus itu, Kamis (14/12/2023).
Pesanan hampers itu, kata Fani, mulai ada sejak awal Desember dengan tema perayaan Natal. Menu makanan yang biasa dipesan adalah ayam terbang, ayam kampung bok, dan gurame nok. Sementara untuk minuman ada es doger, es durian montong, es kocok, es teler, es shanghai, dan es degan.
“Sejauh ini konsumen memesan hampers dengan harga mulai Rp50 ribu sampai Rp185 ribu per boksnya. Harga hampers tergantung dari menu yang dipesan dan jenis packing,” ungkapnya.
Baca juga: Hampers Cake & Dessert di Dapur Ismail Jepara Ramai Dipesan untuk Natal, Segini Harganya
Menurutnya, boks untuk membungkus hampers sangat beragam, mulai dari rotan, bok mika, termal bag, hingga termal box.
“Isian hampers ada lauk sesuai pesanan pembeli, kemudian ada lalapan, sambal, dan free card (kartu ucapan selamat Natal). Sampai saat ini setiap hari selalu ada pesanan,” tuturnya.
“Bagi konsumen yang ingin memesan bisa pesan ke outlet ataupun di akun Instagram Es Pelopor. Pesanan close hingga 26 Desember saja,” ujarnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

