BETANEWS.ID, KUDUS – Siswa SDN 6 Cendono berhasil menoreh prestasi membanggakan dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2023 tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Siswa bernama Muhammad El Fito Cahya Jatmika (8) itu meraih juara 1 dalam cabang lomba mendongeng.
Kepala SDN 6 Cendono, Kaswanto, mengatakan, untuk meraih prestasi tersebut, membutuhkan kerja keras disertai dengan persiapan yang matang. Hal itu dilakukan sejak mengikuti seleksi awal FTBI tingkat kecamatan hingga berhasil di tingkat provinsi.
“Awalnya mengikuti seleksi anak tingkat sekolah, kemudian mengikuti lomba di tingkat kecamatan. Alhamdulillah menang dan mewakili Kecamatan Dawe untuk cabang lomba mendongeng tingkat kabupaten, dan berhasil meraih juara 1 untuk mewakili Kudus ke tingkat provinsi. Kemudian kami berhasil meraih juara pada cabang lomba tersebut dan akan ditampilkan di Jakarta,” katanya, Rabu (29/11/2023).
Baca juga: Hebat! Siswa SDN 2 Piji Kudus Berhasil Juara 1 FLS2N Tingkat Nasional Cabang Kriya
Siswa sekolah yang berada di Jalan Gebog-Dawe, Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus itu menampilkan cerita sejarah asal usul jenang Kudus dalam FTBI 2023. Kisah itu juga memiliki kaitan dengan Sunan Kudus dan awal mula penamaan salah satu desa yang diberi nama Kaliputu.
“Selain menarik, cerita itu juga mengangkat potensi yang ada di Kudus, khususnya jenang, sehingga semakin dikenal masyarakat dan mempromosikan potensi wisata di Kudus,” ujarnya.
Menurut Kaswanto, Fito merupakan anak yang pintar dalam berdongeng. Kepandaiannya dalam berakting dan bercerita mampu membius dewan juri dan mengantarkan dirinya menjadi pemenang.
“Memang bagus sekali, selain suaranya yang lantang dengan intonasi penekanan yang baik, sehingga pas dalam penyampaian cerita tersebut. Kemudian dalam akting juga sesuai dengan kriteria penilaian juri,” paparnya.
Baca juga: SDN 1 Jurang Kudus Punya Pojok Chrome untuk Tingkatkan Literasi Siswa
Adanya prestasi tersebut, membuat guru dan siswa lebih semangat lagi dalam mengikuti berbagai perlombaan lainnya. Tidak hanya dari segi akademik melainkan juga nonakademik.
“Kami akan selalu mengembangtumbuhkan bakat anak, sehingga ke depannya kita memperhatikan anak selain nanti untuk target lomba yang lain, tidak hanya di FTBI tapi juga cabang akademik lain yang mengacu bakat anak,” pungkasnya. (adv)
Editor: Ahmad Muhlisin

