Disdukcapil Pati Sambangi Sekolah, Jemput Bola Perekaman e-KTP Pemilih Pemula

BETANEWS.ID, PATI – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pati melakukan pelayanan jemput bola pendaftaran dokumen kependudukan KTP elektronik(e-KTP) bagi pemilih pemula.

Petugas dari Disdukcapil Pati mulai mendatangi sekolah-sekolah tingkat menengah atas untuk melakukan perekaman bagi peserta didik.

Baca Juga: Baliho Bacapres hingga Bacaleg Marak di Pati, Ada yang Nampang di Lingkungan Sekolah

-Advertisement-

Plt Kepala Disdukcapil Kabupaten Pati, Sutikno Edy mengatakan, hal itu dilakukan sebagai upaya percepatan perekaman bagi anak-anak sekolah yang merupakan pemilih pemula untuk persiapan pemilihan umum (Pemilu) serentak tahun 2024 mendatang.

“Di sini kami berkolaborasi dengan KPU Kabupaten Pati dan Dinas Pendidikan Provinsi Jateng Cabang 3. Kami melakukan perekaman e-KTP untuk pemilih yang memiliki potensi pada 14 Februari 2024 berusia 17 tahun dan menjadi pemilih pemula, ” ujar Sutikno usai meninjau perekaman e-KTP di SMKN 2 Pati, Selasa (23/10/2023).

Menurutnya, jemput bola ke sekolah-sekolah ini sudah dilakukan sejak September 2023. Kemudian, khusus untuk di SMKN 2 Pati, pihaknya juga menargetkan bisa menyamai jumlah kemarin sekitar 100 orang.

Kemudian, bagi siswa yang saat ini sedang melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL), pihaknya menyarankan nantinya agar mendatangi kantor kecamatan untuk melakukan perekaman e-KTP.

Ia menyebut, untuk pelaksanaan e-KTP di sekolah-sekolah ini, rencananya akan dilaksanakan hingga melintas tahun anggaran, yakni pada Januari 2024.

Meski begitu, dirinya tidak berani menyimpulkan pada Januari nanti akan selesai semua. Sebab, hingga sekarang jumlah yang belum rekam e-KTP masih banyak.

“Selain jumlah yang banyak itu, kami juga terkendala alat. Kami hanya punya satu mobil untuk rekam e-KTP. Jadi kalau kami harus jemput bola sedemikian banyak, ya kami belum tahu,” ungkapnya.

Baca Juga: Kalah dari Persela, Suporter Persipa Tuntut Nazal Out

Belum lagi katanya ke pesantren juga pihaknya akan menyambangi juga. Namun, pihaknya akan tetap mengupayakan hal tersebut bisa selesai.

Hingga saat ini, menurutnya yang belum melakukan perekaman masih cukup banyak, yakni berkisar 11 ribu jiwa.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER