BETANEWS.ID, JEPARA – Dampak kekeringan di Kabupaten Jepara kian meluas. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara kini sudah terdapat 18 desa di 11 kecamatan di Jepara yang terdampak kekeringan.
Yaitu Desa Sumber Rejo dan Clering, Kecamatan Donorojo. Selanjutnya Desa Tanggul Pendean dan Bategede, Kecamatan Nalumsari. Begitu juga Desa Gerdu dan Kaliombo, Kecamatan Pecangaan.
Baca Juga: Jepara Bakal Terapkan Transaksi Nontunai untuk Pencairan Dana
Lalu Desa Karang aji, Karang malang, dan Tedunan, Kecamatan Kedung. Desa Kunir dan Gelang, Kecamatan Keling juga terdampak. Desa Trengguli, kecamatan Bangsri adalah desa yang juga terdampak kekeringan. Seperti halnya Desa Mayong Kidul, Kecamatan Mayong, Desa Bringin, Kecamatan Batealit. Dan yang terakhir Dusun Kemujan, Telaga, Mrican, Batulawang, Kecamatan Karimunjawa.
“Untuk kekeringan di Kabupaten Jepara kini sudah bertambah jadi 18 Desa di 11 Kecamatan yang ada di Jepara dan statusnya sekarang sudah jadi Tanggap Darurat Kekeringan,” kata Muh Ali Wibowo, Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Jepara pada Senin (2/10/2023) di Kantor BPBD Kabupaten Jepara.
Dari 18 desa terdampak kekeringan, Kecamatan Kedung menjadi wilayah terdampak kekeringan paling parah. Sementara di daerah Karimunjawa, meskipun sudah ada yang terdampak kekeringan, sampai saat ini menurutnya belum ada konfirmasi untuk meminta dropping air.
“Kedung Malang hampir rata, tapi bategede hanya beberapa rw yg kekeringan, kaliombo hanya beberapa rw,tidak semua desa, karimunjawa masih aman, dan setelah di monitoring belum dibutuhkan dropping air,” katanya.
Baca Juga: Persoalan Tambak Udang di Karimunjawa Bakal Sampai di DPR RI
Sebagai upaya untuk mengatasi kian bertambahnya desa yang terdampak kekeringan, ia mengatakan bahwa kini dari pihak BPBD juga sudah mengajukan dana Bantuan Tidak Terduga (BTT).
“Kita maju BTT ini, bantuan tidak terduga. InsyaAllah dua tiga hari ini cair, kemarin kita ajukan 190 juta, anggaran ini kami buat sampai akhir November dan mudah-mudahan Desember sudah turun hujan. Kalau nggak ya kita nambah lagi,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

