31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Info Kuliner Durian Jepara, Mantap dan Murah Meriah, Mulai Rp5 Ribu

BETANEWS.ID, JEPARA – Es Serut Durian Baba Falah yang berlokasi di Jalan Kenari, Desa Purwogondo, Kecamatan Kalinyamat, Kabupaten Jepara memiliki beragam menu yang bisa memuaskan lidah pelanggan terutama bagi para pecinta durian.

Retno Siwi Eka Prawestri (20), Pegawai Es Serut Durian Baba Falah mengatakan bahwa selain menjual minuman, di sana juga menyajikan makanan/snack yang menggunakan bahan daging durian asli.

Baca Juga: Expo Ekraf 2023 Jadi Sarana Promosi Origoni, Produk Berkelas dari Goni Bekas

-Advertisement-

Diantara menu yang dijual yaitu, Es Serut Durian, Mendem Durian, Cendol Durian, dan Es Kepal Milo. Kemudian ada juga Ketan Durian, Martabak Durian, Roti Maryam Durian, Cireng Durian dan Bubur Sumsum Durian.

Dari berbagai menu yang dijual, Retno mengatakan bahwa Es Mendem Durian serta Ketan dan Roti Maryam Durian menjadi menu yang paling diburu pelanggan.

“Es serut itu ya es serut biasa kita kasih Saus Durian, kalau Mendem Durian ini biasa kita sebut kayak smooties, karena tekstur duriannya lebih kental, sehingga durian nya bener-bener kerasa,” katanya pada Sabtu (16/9/2023), di Kedai Es Serut Durian Baba Falah.

Harga yang ditawarkan juga cukup murah, mulai dari Rp5-15 ribu, pelanggan sudah dapat menikmati aneka makanan dan minuman di Kedai Es Serut Durian Baba Falah.

Dalam sehari, kedai es durian Baba Falah menurut Retno mampu menjual sekitar 100 cup minuman dalam sehari. Sehingga total pendapatan yang didapat dalam sehari bisa mencapai Rp2-3 juta.

“Kalau pas rame banget kadang bisa nyampe Rp6 juta sehari dan rata-rata pelanggan dari daerah Kalinyamatan sendiri sama yang emang udah langganan sih biasanya,” katanya.

Ia kemudian bercerita bahwa di sekitar daerah tempatnya berjualan memang banyak juga yang menjual menu serupa.

Baca Juga: Bantu Produk Lokal Mendunia, Kampus UMKM Fasilitasi Kelas Ekspor

Sehingga terkadang terdapat pelanggan yang mengira bahwa kedai-kedai lainnya tersebut merupakan cabang dari kedai tempat ia berjualan.

“Kadang ada yang salah tempat ngiranya itu juga milik sini, padahal bukan. Kadang ada yang complain juga rasanya beda padahal emang nggak beli darisini,” ujarnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER