BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pekan lagi Bupati Kudus Hartopo akan purna tugas. Hartopo akan purna tugas pada tanggal 23 September 2023. Di akhir masa jabatan, Hartopo menyebut saat ini yang jadi fokusnya adalah penyerapan anggaran.
Bupati Kudus Hartopo mengatakan, setiap dua pekan sekali pihaknya menggelar rapat pimpinan (Rapim). Hal itu untuk memastikan serapan anggaran berjalan baik sesuai yang teragendakan.
Baca Juga: Petani Desa Lambangan Kudus Beli Air untuk Siram Bawang Merah
“Rapim itu juga untuk monitoring progres-progres kerja atau kegiatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus,” ujar Hartopo kepada Betanews.id di Crystal Building usai menghadiri acara wisuda Universitas Muhammadiyah Kudus (Umku).
Hartopo mengungkapkan, untuk serapan anggaran selama ini sudah sesuai harapan, termasuk yang Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Menurutnya, yang masih belum berjalan pelaksanaanya adalah pembangunan Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT).
“Namun, sudah teragendakan. Tahun ini dipastikan sudah bisa dilaksanakan pengerjaannya,” bebernya.
Hartopo juga mengaku sudah memerintahkan agar Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) SIHT untuk segera diurus. Bahkan agar tak berbelit, ia meminta dinas terkait dalam pengurusan Andalalin bisa datang langsung. Tidak melalui surat, telepon atau bahkan hanya melalui watshap.
“Informasinya Senin sudah ditandatangani direkturnya. Minggu depan insyallah Andalalin sudah turun,” ungkapnya.
Untuk tahapan pembangunan SIHT sendiri, lanjutnya, sudah sampai Detail Engineering Design (DED) kemarin masterplannya juga sudah jadi. Nantinya segera dilakukan pengurukan, fondasi dan pagar.
“Jadi, nanti pembangunannya dilanjutkan di tahun 2024,” kata Hartopo.
Baca Juga: Dibanding 5 Tahun Lalu, Jumlah RTLH di Kudus Makin Banyak, Bertambah 2 Ribuan
Dia berharap, pembangunan SIHT bisa segera dilaksanakan. Pasalnya manfaat SIHT nantinya sangat banyak. Selain untuk memfasilitasi para pelaku usaha rokok skala kecil, juga bisa menyerap tenaga kerja.
“Tentunya yang paling penting juga adalah meminimalisir produksi rokok ilegal. Agar Kudus kita ini bebas dari rokok ilegal,” tandasnya.
Editor: Haikal Rosyada

