BETANEWS.ID, KUDUS – Jumlah rumah tak layak huni (RTLH) di Kabupaten Kudus bisa dibilang banyak, karena jumlahnya di tahun 2023 ada lebih dari 6 ribu unit. Jumlah tersebut meningkat 2 ribuan unit dibanding pada akhir tahun 2018.
Hal itu diungkap oleh Subkoordinator Pembinaan Pengendalian Pembangunan Perumahan dan Kawasan Pemukiman pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus, Dyah Wendy. Dia mengatakan, di akhir tahun 2018 jumlah RTLH di Kudus berjumlah 4.550 unit.
Baca Juga: Kemarau, Petani Desa Lambangan Kudus Tanam Bawang Merah Dengan Air Pamsimas
“Lalu di akhir tahun 2019 jumlah RTLH di Kudus turun sangat signifikan. Dari 4.550 unit turun menjadi hanya 3.801 unit pada tahun 2019,” ujarnya kepada Betanews.id saat ditemui di ruang kantor Dinas PKPLH Kudus, belum lama ini.
Namun, lanjutnya, pada tahun 2020 jumlah RTLH di Kabupaten Kudus bertambah sangat signifikan, jadi 7.529 unit. Jumlah tersebut hampir dua kali lipatnya dibanding tahun 2019.
“Peningkatan signifikan jumlah RTLH di tahun 2020 itu karena kami melakukan pendataan ulang,” jelasnya.
Kemudian, kata dia, mulai dilakukan intervensi dengan bantuan bedah rumah, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kudus, APBD Provinsi Jawa Tengah (Jateng), APBN dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Sehingga jumlah RTLH di tahun 2021 turun menjadi 7.211 unit.
“Dan, di tahun 2022 jumlah RTLH di Kudus kembali berkurang dan jadi 6.774 unit, meski tak ada anggaran dari Pemkab Kudus untuk bantuan RTLH. Namun, bantuan dari anggaran provinsi, APBN masih ada,” bebernya.
Berbeda dengan tahun 2022, ungkapnya, pada tahun 2023 ini ada anggaran dari APBD Kudus untuk bantuan bagi RTLH. Jumlah RTLH yang dapat bantuan dari APBD Kudus ada 21 unit. Yang masing-masing mendapatkan bantuan Rp 15 juta per unitnya.
“Sementara RTLH warga Kudus yang dapat bantuan dari APBD provinsi Jawa Tengah jumlahnya ada 73 unit dan dari APBN sebanyak 184 unit. Bantuan RTLH dari Provinsi Jateng dan APBN nominalnya Rp 20 juta per rumahnya,” ungkapnya.
Baca Juga: Puluhan Perawat Ikuti Pendidikan Profesi Ners di RS Mardi Rahayu Kudus
Sejak tahun 2022, kata dia, PT Djarum ikut peran serta memberikan bantuan untuk RTLH di Kudus. Pada tahun 2022 ada 10 RTLH yang dapat bantuan bedah rumah oleh PT Djarum dan di tahun 2023 jumlahnya bertambah jadi 25 unit.
“Sehingga pada akhir tahun 2023 kemungkinan jumlah RTLH di Kabupaten Kudus masih lebih dari 6 ribu unit. Dengan asumsi RTLH di Kudus tahun 2022 yang berjumlah 6.774 unit dikurangi RTLH yang dapat bantuan rehab kurang lebih sebanyak 303 unit,” jelasnya.
Editor: Haikal Rosyada

