31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Beberapa Warga Kecewa Tak Kebagian Beras Murah di Gerakan Pangan Murah Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Beras kelas medium dari Bulog jadi buruan warga di Gerakan Pangan Murah Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus, Jumat (8/9/2023). Bahkan, beras yang dijual dengan harga Rp10.300 per kilogram itu ludes dalam waktu satu jam. Beberapa warga yang tak kebagian pun mengaku kecewa. Salah satunya adalah Umi (35).

Umi mengaku kecewa tak kebagian beras dari Bulog. Ia menyesal datang telat ke Gerakan Pangan Murah, sehingga ketika sampai lokasi sudah tak ada beras murah yang tersisa.

“Datang ke Gerakan Pasar Murah niatnya mau beli beras dan minyak goreng. Rencananya mau beli beras 10 kilogram, tapi malah tidak kebagian,” keluh Umi.

-Advertisement-

Baca juga: Beras 3,5 Ton Ludes dalam Sejam di Gerakan Pangan Murah Kudus, Ternyata Harganya Segini

Dia mengaku, tertarik berbelanja di Gerakan Pangan Murah karena berbagai kebutuhan dijual dengan harga murah. Oleh sebab itu, ia kecewa ketika tak kebagian beras dan minyak goreng.

“Saya berharap stok beras murah di Gerakan Pangan Murah selanjutnya diperbanyak. Biar semua warga kebagian,” harap warga Pedawang, Kecamatan Bae tersebut.

Kekecewaan yang sama juga diungkap Komariah (36). Warga Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo tersebut mengaku hanya pasrah tak kebagian beras murah. Namun, ia menduga, tak kebagian beras murah di Gerakan Pangan Murah karena ada aksi borong.

“Di awal-awal itu katanya ada yang beli sampai empat paket. Jadinya yang jauh dan sampai lokasi agak telat sudah nggak kebagian beras Bulog,” ujarnya.

Dia pun berharap, agar pembelian beras murah di Gerakan Pangan Murah dibatasi. Serta penyelenggaraannya jangan sebulan sekali, tapi sebulan dua kali.

Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan Dispertan Kudus, Ari Mulyani Mustikaningtyas, mengatakan, adanya warga yang tak kebagian beras murah dari Bulog di Gerakan Pangan Murah sebenarnya sudah diantisipasi, yakni dengan membatasi pembelian maksimal dua pak atau 10 kilogram per orang.

Baca juga: Harga Beras Naik Terus, Ibu Rumah Tangga di Kudus Menjerit

“Tapi memang antusias masyarakat begitu besarnya. Jadi beras yang ada langsung ludes dalam waktu sejam,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, untuk penyediaan beras murah di Gerakan Pangan Murah, kemampuan Bulog hanya mampu 2,5 ton setiap bulannya. Sebab, Bulog juga saat ini harus menyediakan bantuan pangan untuk tahap kedua.

“Bantuan pangan itu nantinya akan disalurkan pada Bulan September, Oktober dan November 2023. Nantinya, tiap Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat akan mendapatkan 10 kilogram beras,” bebernya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER