BETANEWS.ID, KUDUS – Mujiono terlihat begitu telaten menyelesaikan satu demi satu emas dari pelanggan yang mempercayai jasa patri di lapaknya. Lapak yang berada di dalam Pasar Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus itu menjadi jujugan warga yang membutuhkan jasanya demi memberbaiki emas yang sudah tidak bisa digunakan lagi.
Lapak yang berlokasi di los pasar itu hanya berukuran 1×1 meter persegi. Sehingga pelanggan atau konsumen yang ingin menggunakan jasanya, harus bergantian. Terkadang para pelanggan itu juga menaruh barangnya kemudian ditinggal untuk membeli keperluan lainnya.
Baca Juga: Tak Patah Arang Tiba-Tiba Dipecat dari Kerjaan, Monik Bangkit Rintis Outlet Paper Chicken
Sembari melayani dan menyelesaikan pekerjaannya, Muji begitu sapaan akrabnya berbagi kisahnya sebagai tukang patri dan sepoh emas. Ia mengatakan, berawal dari iseng belajar membuat produk emas dari temannya yang ada di Jakarta, kini Muji menjadi tukang patri dan sepoh emas yang handal hingga menjadi jujugan pelanggan.
“Awalnya belajar dari teman yang punya bengkel perhiasan dan membuat produk emas. Karena bidang saya memang seni jadinya suka, kemudian iseng belajar,” katanya, Jumat (1/9/2023).
Proses belajar membuat produk emas, menurutnya membutuhkan waktu yang lama untuk bisa menguasai semua produk yang biasa diinginkan konsumen. Katanya, ia sampai belajar enam bulan di bengkel perhiasan milik temannya.
“Lama mas untuk proses belajarnya. Saya belajar sampai enam bulan sampai bisa membuat produk emas seperti cincin, liontin, kalung, dan gelang,” ungkapnya.
Setelah bisa, kata Muji, ia kemudian ikut bekerja di sana hingga empat tahun, sebelum akhirnya memutuskan untuk pulang kampung dan membuka jasa patri dan sepoh emas di kampung halamannya.
“Alasan pulang karena ingin dekat keluarga. Selain itu untuk ramainya juga lebih ramai di sini ketimbang di sana. Jadi ya lebih nyaman kumpul keluarga dan alhamdulilah jasa patri dan sepoh emas di sini banyak peminatnya,” jelas Muji yang beralamat Desa Sidomulyo RT 2 RW 1, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak.
Baca Juga: Seblak Mbak Zum Dulu Cuma Laku Rp30 Ribu Sehari, Kini Jutaan Rupiah
Lapak yang buka di Pasar Kalirejo Kudus itu, setidaknya Mujiono bisa mengerjakan puluhan emas yang diperbaiki. Menurutnya, dalam pengerjaan, waktu yang dibutuhkan minimal 10 menit satu emasnya.
“Kalau buka di pasar kan tidak setiap hari dan buka setengah hari. Itu bisa mengerjakan 20 hingga 30 barang milik pelanggan. Untuk harga jasa patri dan sepoh emas mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 30 ribu,” tutur bapak dua anak tersebut.
Editor: Haikal Rosyada

