31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Tim Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Sukoharjo dan Boyolali

BETANEWS.ID, SUKOHARJO – Densus 88 Anti Teror Mabes Polri berhasil menangkap seorang terduga teroris berinisial TN (38) di Dukuh Turi RT 02 RW 07 Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Penangkapan tersebut dilakukan pada Rabu (2/8/2023) malam di rumah terduga teroris.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Sigit, membenarkan adanya penangkapan warga terduga teroris ini. Namun, ia belum bisa menyampaikan keterangan lengkap perihal kasus terduga teroris ini.

“Benar (ada penangkapan) Dari Tim Densus 88,” ujar Kapolres, Kamis (3/8/2023).

-Advertisement-

Kabar soal penangkapan tersebut juga dibenarkan Kepala Desa Cemani, Hadi Indrianto. Dirinya mengatakan, usai mengamankan terduga teroris, Tim Densus 88 menggeledah rumah TN pada Kamis (3/8/2023).

Baca juga: Mantan Napi Teroris di Yayasan Gemas Salam Dapat Hibah Mobil dari Pemkot Solo

Nggak lama ya, cepet banget. Kurang lebih itu setengah jam. Keluarga juga nggak menolak, dipersilahkan,” kata Hadi.

Menurut Hadi, petugas mengamankan sejumlah barang, di antaranya handphone rusak dan buku panduan peralatan masak panci. “Tadi bawa HP, buku dan panci,” beber Hadi.

TN diduga merupakan salah satu jaringan teroris Agus Sujatno alias Agus Muslim. Agus merupakan pelaku bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Bandung Jawa Barat pada 07 Desember 2022.

Penangkapan Terduga Terois Juga Terjadi di Boyolali

Selain di Kabupaten Sukoharjo, sebelumnya Densus 88 Antiteror Polri terlebih dahulu mengamankan seorang berinnisial S, warga Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, di rumahnya pada Selasa (1/8/2023).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, S diamankan Tim Densus 88 pada Jumat pekan lalu. Kabar penangkapan warga Boyolali dibenarkan Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Parningotan Silalahi.

“Memang ada informasi yang disampaikan kepada saya (penangkapan dan penggeledahan Densus 88). Ada keterlibatan seseorang di wilayah hukum Boyolali, orang Banyudono yang diambil Densus 88, namanya S,” ungkap Kapolres Boyolali.

Baca juga: Kesbangpol Jateng Resmikan Pusat Layanan Cegah Terorisme

Kendati demikian, Kapolres tidak bisa memastikan kapan penangkapan warga Banyudono tersebut dilakukan. Dia juga tidak bisa memastikan warga tersebut terlibat dalam aksi terorisme yang mana.

“Untuk penanganan, pengamanannya semua dari Densus 88. Terkait kasus yang mana belum disampaikan. Nah, barang-barang yang diamankan juga belum tahu,” kata dia.

“Saya memang tidak tahu terkait perkara apa, peristiwa mana atau barang-barang apa. Infonya masih satu orang ya. Nantinya bagaimana, ada di mana saya kurang tahu. Karena penanganannya Densus,” sambung Kapolres Boyolali.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER