Peringatan HAN 2023 Bawa Simbol Pengayoman bagi Anak

BETANEWS.ID, SEMARANG – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2023 pada Minggu (23/7/2023) di Lapangan Simpang Lima Semarang berlangsung cukup meriah. 2.500 anak dari seluruh provinsi di Indonesia turut serta ikut andil dalam peringatan tersebut.

Presiden Joko Widodo yang rencananya akan membuka acara urung datang, sehingga digantikan oleh Wakil Presiden, Ma’ruf Amin.

Baca Juga: Jadikan Indonesia Ramah Investasi, Ganjar: ‘Kalau Ada Investasi Jangan Diganggu’

-Advertisement-

Rencana kedatangan Jokowi sebelumnya, sempat mendatangkan antusias warga, juga anak-anak, untuk datang dan melihat sang presiden secara langsung. Warga yang berdesak-desakan di pinggir jalan seberang Lapangan Simpang Lima sesekali bergumam menantikan kedatangan Jokowi.

Meski Jokowi batal hadir, warga tetap nampak antusias menunggu kehadiran Ma’ruf Amin. Salah seorang anak usia SMP bahkan bertekad ingin mendekat dan mencium sang wapres jika tiba nantinya. Tentu saja keinginannya tidak mungkin terlaksana mengingat ketatnya penjagaan.

Sekitar pukul 15.45 WIB, mobil kepresidenan telah sampai di mulut pintu masuk acara. Dari rombongan mobil di belakangnya terlihat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan istrinya, Siti Atikoh yang bergegas turun dan menyambut Ma’ruf Amin. Kemunculan bakal calon presiden dari PDIP tersebut mendapat sambutan hangat dari warga. Mereka beberapa kali memanggil-manggil nama Ganjar.

Ketika Ma’ruf Amin turun dari mobil, sambutan warga juga tertuju baginya. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan jarannya nampak juga menyambut pejabat RI-2 itu di pintu masuk. Hadir menyambut pula Menteri PPPA, Bintang Puspayoga yang sejak Sabtu sudah berada di Semarang untuk menghadiri acara penutupan Forum Anak Nasional di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS).

Dalam sambutannya, Ma’ruf Amin mengatakan bahwa peringatan Hari Anak Nasional memiliki arti penting sebagai simbol pengayoman bagi anak.

“Hari Anak Nasional membawa arti penting yang merupakan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak-anak sebagai generasi penerus kita. Amanat ini adalah tanggung jawab seluruh elemen bangsa,” sebut Ma’ruf Amin.

Wapres juga meminta pemerintah daerah untuk menghimpun dan memfasilitasi suara dan pendapat anak tentang kepentingan dan keinginan mereka. Ma’ruf Amin juga menekankan agar program perlindungan anak menjadi agenda yanh diprioritaskan.

Selain seremoni pembukaan, HAN 2023 juga menggelar arena permainan anak di stand-stand Non Govermental Organization (NGO) yang mengusung isu anak dan perempuan. Acara ini dibuka untuk umum.

HAN 2023 ini sendiri merupakan rangkaian acara dengan tema senada yang digelar sejak Kamis (20/7/2023). Dalam forum tersebut, anak-anak Indonesia didorong agar mengambil peran menyuarakan hak-haknya melalui berbagai kegiatan-kegiatan kepeloporan sebagai 2P (Pelopor dan Pelapor), serta diikutsertakan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Baca Juga: Masinis dan Asisten KA Brantas Diperiksa Polisi, Belum Ada Tersangka

Kemudian pada Sabtu digelar malam penganugerahan Kota Layak Anak(KLA) yang menyematkan predikat Kota Semarang sebagai KLA kategori utama. Penghargaan tersebut adalah kali pertama setelah tiga tahun berturut-turut berada di kategori Nindya.

Sayangnya, pada acara tersebut, hanya yang memiliki ID Card (tanda pengenal) terkait acara yang diperbolehkan masuk dan terlibat di acara pembukaan. Bahkan pembatasan juga diberlakukan pada awak media yang ingin meliput. Beberapa jurnalis yang tidak mendapatkan ID Card acara harus rela sekedar mengambil gambar dari luar acara.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER