BETANEWS.ID, PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar rapat paripurna, pada Senin (17/7/2023). Dalam rapat itu, ada tiga poin yang menjadi pembahasan. Pertama, tentang Persetujuan dan Penempatan Perubahan Kedua atas Progam Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Pati tahun 2023.
Kemudian dilanjutkan penyampaian Rancangan Kebijakan Umum (KUA) APBD dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran (TA) 2024 oleh Bupati Pati. Setelah itu, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro yang diwakili Setda Pati, Jumani, bersama pimpinan DPRD Pati menandatangani Pakta Integritas.
Ketua DPRD Pati, Ali Badruddin menyampaikan, dalam pembahasan Persetujuan dan Penempatan Perubahan Kedua atas Propemperda ada salah satu poin utama, yakni terkait penyertaan modal di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Pembangunan Daerah.
Baca juga: DPRD Pati Minta Pemkab Tidak Ikut Campur Soal Pengisian Perangkat Desa
“Perubahan Propemperda tentang penyertaan modal di BUMD yaitu di Bank Jateng kita minta deviden. Yang mana kita untuk tahun 2023 ini penyertaan modal bertambah Rp3 miliar. Kemudian yang tahun 2024 nanti kita menambah Rp7 miliar untuk memenuhi rasio penyertaan modal,” ujar Ali.
Pihaknya berharap dengan penambahan modal itu, dapat menambah deviden atau keuntungan BUMD. Sehingga nantinya agar bisa memberikan keuntungan kepada daerah.
“Tentunya kita berharap dengan pernyataan modal kita, deviden yang didapatkan pemerintah daerah juga lebih banyak. Karena kalau tahun 2023 kemarin kalau nggak salah kita dapat Rp23 miliar. Lumayan deviden dari Bank Jateng,” imbuhnya.
Baca juga: Ketua DPRD Pati Sambut Baik Pendidikan Anti-Korupsi Bagi Anggota Dewan
Sementara terkait rancangan KUA dan rancangan PPAS APBD Kabupaten Pati Tahun 2024 akan dibahas lebih lanjut bersama Badan Anggaran (Banggar) dan setiap komisi DPRD Pati.
“Setelah rapat paripurna ini nanti dilanjutkan dengan rapat Banggar. Kemudian diteruskan atau dimintakan konsultasi ke komisi-komisi untuk dibahas sesuai dengan leading sektornya masing-masing,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

