BETANEWS.ID, DEMAK – Rangkaian acara yang berlangsung setahun sekali, Grebeg Besar Demak berlangsung meriah dan mencatatkan rekor muri untuk jumlah porsi sajian tradisional.
Sajian jamu coro dan sego padetan, dengan jumlah masing-masing 1444 porsi menjadikan Grebeg Besar tahun ini menjadi lebih istrimewa.
Baca Juga: Warga Pesisir Morodemak Tolak Wacana Pengerukan Pasir Laut
“Dianugerahkan dengan bangga pemerintah kabupaten Demak, atas rekor pemerkasa dan penyelenggara sajian sego padetan terbanyak dan jamu coro sebanyak 1444 sajian, ” kata perwakilan MURI, Sri Widayati.
Usai menerima penghargaan itu, Bupati Demak Eisti’anah mengaku bangga dengan prestasi yang ditoreh dalam acara Grebeg Besar tahun ini. Ia mengatakan, adanya rekor MURI ini menjadi bukti sego padetan dan jamu coro merupakan makanan khas yang ada di Demak.
“Tahun ini kita mencetak kembali tidak hanya satu tapi langsung dua, yakni sego padetan dan jamu coro terbanyak di dunia. Karena dua makanan ini khas dari Demak,” paparnya.
Diketahui, sego padetan merupakan makanan khas pesisir Demak, dengan isian berupa ikan bandeng yang diberi taburan kelapa parut dan bumbu tradisional. Sedangkan jamu coro, yang terbuat dari bubur tepung terigu diberi air santan yang dimasak dengan perasan kelapa, gula merah, dan 15 macam rempah-rempah. Minuman ini sebelumnya pernah menjadi juara Ajang Pesona Indonesia (API) Award tahun 2021.
Tidak hanya masuk dalam pencatatan rekor MURI saja. Eisti juga menyampaikan, bahwa event ini menjadi ajang promosi sego padetan dan jamu coro kepada wisatawan daerah maupun manca negara.
“Tujuan kami mencetakkan dua makanan ini, untuk membantu UMKM dan memperkenalkan sego padetan yang berupa hasil olahan ikan dari Demak dan jamu coro, minuman khas Demak,” terangnya.
Antusias menyaksikan pemberian rekor MURI, juga dirasakan oleh masyarakat Demak. Usai pemberian penghargaan, para warga saling berebut dan tidak mau ketinggalan untuk mendapatkan sego padetan dan jamu coro. Termasuk dengan wisatawan yang penasaran dengan kuliner tersebut.
Baca Juga: Kurban Tak Pengaruhi Harga Daging Sapi di Demak
Salah seorang warga asal Semarang, Gifar mengaku hanya bisa mendapatakan dua sego padetan dalam acara Grebeg Besar. Ia tidak mendapatkan jamu coro, karena kalah berebut dengan warga.
“Tadi sempat berebut jamu coro tapi tidak kebagian. Katanya jumlahnya 1444 tapi pas mau ambil sudah habis,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

