Perjuangan Calhaj Lansia di Kudus, Lawan Stroke hingga Harus Gunakan Kursi Roda

BETANEWS.ID, KUDUS – Omar Kadarno adalah salah satu di antara 36 Jemaah Calon Haji (calhaj) asal Kabupaten Kudus yang bakal menunaikan rukun islam ke-lima di atas kursi roda. Penantian kakek berusia 67 tahun selama 12 tahun pun tak sia-sia, Senin (19/06/2023), dia dan 1.316 orang calhaj lain dilepas Bupati Kudus, HM Hartopo menuju tanah suci.

Warga Desa Lau RT 2 RW 6, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus itu mengaku antusias berangkat ke tanah suci untuk menjalankan ibadah haji, meski harus menggunakan kursi roda. Kepada Betanews.id dia menceritakan perjuangannya untuk berangkat haji.

Baca Juga: Kisah Sepeda Tua yang Wujudkan Impian Purwati dan Wagiran Naik Haji

-Advertisement-

“Rasanya puas dan senang akhirnya bisa berangkat haji. Sebab saya sudah menantikanya selama 12 tahun. Rasanya senang sekali,” ujarnya.

Omar yang berangkat haji bersama istri berharap nantinya penyakit strokenya bisa sembuh saat berada di Tanah Suci.

Dia sadar dengan fisik yang tak lagi prima, segala sesuatu pasti bisa terjadi nanti. Namun semangat untuk melihat Ka’bah yang megah, berada di antara Safa dan Marwa dengan kaum muslim seluruh dunia, sera mengunjungi Raudlah, tempat bersemayamnya Rasulullah SAW, mengalahkan segalanya.

“Saya sudah empat tahun berada di atas kursi roda. Saya berharap nanti bisa kembali sembuh, tapi saya pun siap apapun yang nantinya terjadi. Insyallah haji menggunakan kursi roda tetap aman,” harapnya.

Sementara itu Bupati Kudus, HM Hartopo mengatakan, pemberangkatan calon jemaah haji tahun ini sangat luar biasa. Sebab, Kudus baru pertama kali ini jumlah jemaah haji bisa sampai tujuh kloter.

“Hal itu mungkin jumlah antrian terlalu banyak, sehingga tahun ini sampai tujuh kloter. Semoga pemberangkatan calon jemaah haji Kudus semua berjalan lancar dan baik. Dan, semuanya nanti bisa menjalankan kegiatan aktifitas rukun haji,” ujar Hartopo usai melepas calon jemaah haji Kudus di Pendopo.

Orang nomor satu di Kudus pun berpesan kepada calon jemaah haji, terutama yang lanjut usia agar selalu menjaga kesehatan. Sebab, ibadah haji adalah ibadah fisik. Apalagi calon jemaah haji di Kudus ada beberapa yang menggunakan kursi roda.

“Para pendamping harus bekerja ekstra maksimal terutama kepada calon jemaah haji yang menggunakan kursi roda. Terutama mereka yang berangkat haji sendiri dan tidak ada pendamping keluarganya,” imbuhnya.

Baca Juga: Kisah Buruh Tani dan Penjual Kerupuk Keliling di Kudus yang Naik Haji dari Nabung Uang Receh

Dihubungi terpisah, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus Asrul Fatkhi mengatakan, jumlah calon jemaah haji Kudus yang berangkat di tahun 2023 ada 1.317 orang.

“Dari jumlah tersebut, calon jemaah haji yang lansia ada 658 orang. Sementara calon jemaah haji yang menggunakan kursi roda ada 36 orang,” rinci Fatkhi.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER