BETANEWS.ID, SOLO – Maestro musik Tanah Air, Titiek Puspa mengaku kagum dengan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka yang telah menghidupkan studio legendaris Lokananta. Menurut wanita yang kerap disapa Eyang Titiek itu, revitalisasi Lokananta merupakan suatu penghormatan bagi musisi legendaris Indonesia. Sebab, banyak karya-karya yang lahir dan diorbitkan di studio musik yang dulunya didirikan oleh R. Maladi itu.
“Ya Semoga di sini sekarang ada Ndoro bagus (Gibran) yang beliau itu punya rasa ingin membuat sesuatu yang lebih indah lagi, dipelihara lagi, dibangun lagi mengenai apa saja,” katanya di Lokananta, Jumat (2/6/2023).
“Nah ini musik ini studio ini (Lokananta) adalah suatu gambaran paringannya bapak-bapak zaman dulu. Nah sekarang kita harus memberikan satu kehormatan yaitu dimunculkan kembali dengan lebih bagus lagi,” sambungnya.
Baca juga: Titiek Puspa Kenang Pertama Kali Rekaman di Studio Lokananta
Menurut Titiek, belum ada dorongan dari pemerintah secara penuh dalam industri musik di Indonesia, khususnya bagi musisi yang ingin go international.
“Padahal mas, musikus Indonesia itu mulai dari yang kecil sampai yang gede itu hebat-hebat. Cuman kalau dia ingin menjadi Global mengglobalkan diri tidak ada yang menuntun,” ujarnya.
Ia mengaku iri dengan musisi di negara lain yang dengan mudah dapat merambah ke pasar Internasional. Padahal, ia melihat sangat banyak potensi musisi muda yang sangat hebat.
“Jadi bagaimana mereka dengan Kementerian itu supaya musik itu ojo diculke dewe-dewe (jangan dibiarkan berjalan sendiri-sendiri). Kaya Agnes Monica sendiri ke sana, terus Anggun dewe. Ikut lomba menang dewe. Itu pemerintah saya bagian disitu kok ‘o ya, o menang, ya wis’,” ujarnya.
Berharap Gibran Bangunkan Sekolah Seni Budaya
Lebih lanjut, Titiek juga ingin agar anak-anak dibangunkan sebuah wadah yang fokus ke bidamg seni dan budaya, seperti misalnya Theater Anak Indonesia.
Baca juga: Lokananta Akan Jadi Sentra Kreativitas Musisi, Seniman, dan UMKM
“Itu diambil dari anak-anaknya orang yang tidak mampu. Panjenengan kumpulke, masukkan ke asrama, cowok sebelah kiri, cewek sebelah kanan. Di tengah ini mereka dikumpulkan jadi satu.
Anak-anak nantinya juga diajarkan pendidikan formal seperti bahasa, sejarah, teknologi informasi dan pelajaran lainnya.
“Yang itu yang 30 persen, yang 70 persen itu seni budaya ajarkan kepada mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan bahwa Lokananta baru merupakan jawaban dari permintaan Titiek Puspa itu. Sebab, Lokananta akan menjadi wadah bagi musisi dan seniman muda.
“Nanti tinggal kita ramaikan tempat ini jadi teman-teman anak muda para musisi bisa berkreasi mencurahkan ide-idenya di sini,” ujar Gibran.
Editor: Ahmad Muhlisin

