Meski Warung Tengkleng Idolanya Ramai, Lena Tak Pernah Punya Niat Ubah Takaran Bumbu

BETANEWS.ID, DEMAK – Menjual tengkleng telah dilakoni Lena selama 23 tahun di Jalan Bhayangkara, Genggongan, Mangunjiwan, Demak. Bermula dari pelanggan yang tinggal di area Demak, kini pembelinya telah merambah hingga ke luar daerah.

Lena mengakui, salah satu kunci menjaga cita rasa masakan agar terus diminati pelanggan adalah konsisten dalam meracik bumbu. Sejak pertama kali berdiri hingga sekarang, Lena mengaku tak pernah mengubah takaran.

Menu tengkleng di Warung Tengkleng Idola yang jadi favorit pembeli. Foto: Sekarwati

“Bumbu jangan sampai kurang, karena itu sudah timbangan semua. Kalau diubah ya sudah aneh rasanya,” kata warga asli Demak itu, Sabtu (6/5/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Cerita Sunayin 13 Tahun Bergelut dengan Asap untuk Sajikan Ikan Asap yang Digemari Banyak Kalangan

Terdapat delapan jenis bumbu dapur yang ia gunakan dalam mengolah tengkleng, seperti bawang merah putih, ketumbar, kemiri, cabai, gula, dan garam.

“Namanya masakan, meskipun resepnya sama tapi tidak semua bisa membuatnya,” imbuhnya.

Berkat usahanya itu, tengkleng idola jadi jujugan wisatawan ketika berkunjung ke Demak. Bahkan Lena mengaku, sering didatangi para influencer kuliner untuk mereview tengkleng buatannya.

“Beberapa stasiun televisi pernah liputan di sini, pas ada zamannya Pak Bondan kuliner juga. Berkat itu langsung ramai banget,” terangnya.

Dalam sehari, Lena dapat menghabiskan sekitar 70 kilogram daging kambing. Untuk satu porsinya ia jual mulai Rp60-65 ribu lengkap dengan nasi dan es teh.

Baca juga: Cerita Yudiono Diajari dan Diberi Modal Warga Banjarnegara untuk Jualan Es Dawet Ayu

“Di sini pakai daging kambing, ada bagian kepala, iga, dan kaki. Alhamdulillah selalu habis, dulu cuma jual 5 kilogram sekarang bisa habis 70 kilogram setiap hari,” ungkap Lena

Buka warung setiap hari Senin-Sabtu mulai pukul 7.00-14.30 WIB, tidak hanya mendapatkan orderan langsung, Lena juga sering menerima pesanan puluhan hingga ratusan porsi.

“Sering dipesan untuk acara nikahan, makan siang, dan khajatan sunat. Itu bisa 70-200 porsi sekali order,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER