Pj Bupati Pati Puas, Selama Penutupan Jembatan Juwana Tak Ada Kemacetan

BETANEWS. ID, PATI – Pj Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro melakukan pengecekan pelaksanaan uji beban Jembatan Juwana,  Jumat (5/ 5/2023). Dalam kunjungannya, Pj Bupati Pati Henggar mengaku puas.

Sebab, selama penutupan jembatan sementara kurang lebih dua jam, tidak menimbulkan kemacetan seperti saat proses pembangunan dulu. Ia juga puas dengan progres pembangunan jembatan yang sudah dimulai setahun lalu ini.

Pj Bupati Pati berharap,  jembatan Juwana segera dirampungkan dan mampu mengurai kemacetan dan meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitarnya.

-Advertisement-

Baca juga: Saksikan Padatnya Lalu Lintas di Jembatan Juwana, Ganjar: ‘Kalau Kemarin Macetnya Luar Biasa, Ya Wajar’

“Teman-teman dari BBJN (Balai Besar Jalan Nasional) dari jam 9 tadi sudah siaga. Jalan tadi ditutup karena ada uji beban jembatan. Sehingga apa yang sudah dilaksanakan ini sesuai dengan apa yang direncanakan,” ujar Henggar.

Sementara itu, Supervisor PT Bukaka, Sindu Yoga, menyebut, sejauh ini progres pembangunan Jembatan Juwana cukup baik.

Ia berkomitmen akan terus mengebut perbaikan jembatan yang saat ini tinggal finishing. Hanya saja, memang, sebelum itu harus dilakukan uji beban untuk memastikan kekuatan jembatan terhadap beban berat dan getaran dalam skala besar.

“Ini sudah sesuai dengan yang kita rencanakan. Semua berjalan lancar dan tidak ada kemacetan. Secepatnya akan kita selesaikan,” ujarnya.

Menurutnya, dari uji coba tersebut, didapatkan getaran yang timbul berdasarkan alat Structural Health Monitoring System (SHMS) mencapai 2,54 Hz.

Baca juga: Antisipasi Bangunan Liar, di Bawah Jembatan Juwana Akan Dibuatkan Taman

“Ini sudah sesuai standar. Sudah sesuai yang kita rencanakan. Lalu lintas kita buka lagi dengan kondisi aman. Jembatan aman digunakan. Uji coba ada dua metode, dinamis getaran dan stastis. Dinamik dengan hasil getaran 2,54 Hz jadi kurang lebih sudah memenuhi standar,” ujarnya.

Sindu mengatakan, setelah uji keamanan, alat SHMS akan terus dipasang untuk memonitor beban kendaraan yang lewat di atas jembatan ini. CCTV juga dipasang di sana.

“Kita lakukan monitoring terus dengan alat SHMS ini. Jembatan ini bisa tahan 50 tahun. Bisa menahan sekitar 490 ton sampai 510 ton (dalam satu waktu),” ungkapnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER