Kelenteng Welahan akan Gelar Perayaan Kelahiran Dewa, Bertepatan 5 Peristiwa Besar

BETANEWS.ID, JEPARA – Pengelola Yayasan Kelenteng Hian Thian Shiang Tee yang berada di Desa Welahan, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, akan melaksanakan rangkaian acara dalam menyambut hari kelahiran Dewa Hian Thian Siang Tee.

Rangkaian tersebut dimulai dari hari Selasa, (18/04/2023) hingga Minggu (23/04/2023). Dalam rangkaian agenda yang sudah disusun, perayaan kelahiran Dewa ian Thian Shiang Tee tersebut ternyata berbarengan dengan lima peristiwa besar.

Warsono (56), Kepala Harian Yayasan Klenteng Hian Thian Shiang Tee, menjelaskan pada tanggal 1 Sa Gwee 2574 atau Kamis, 20 April 2023 akan dilakukan kirab untuk memindahkan Dewa Hian Thian Shiang Tee dari klenteng tersebut menuju Klenteng Hok Tek Bio.

-Advertisement-

Baca juga: Peringati Hari Jadi, Kelenteng Hian Thian Siang Tee Akan Gelar Kirab Barongsai

“Perayaan kirab ini tidak setiap tahun dilakukan, tergantung kehendak dari sang Dewa. Sebab di tahun lalu, Dewa tersebut tidak berkenan untuk dikeluarkan dari dalam klenteng,” saat ditemui usai pelaksanaan Jumat Curhat bersama jajaran Polres Jepara pada Betanews.id, Jumat (14/04/2023).

Pada hari tersebut, lanjutnya, di sebagain wilayah Indonesia juga akan mengalami gerhana matahari hibrid. Penampakan gerhana ada yang terlihat secara total, dan ada yang hanya sebagian. Namun, fenomana tersebut hanya dapat dilihat di sebagian wilayah Indonesia.

Kemudian, kata Warsono, pada Jumat (21/04/2023) akan diadakan pertunjukan wayang potehi mulai dari jam 15.00 WIB – 03.00 WIB. Selain itu juga akan ada sembahyang menyambut hari She-Jiet Nya atau kelahiran Dewa Hian Thian Shiang Tee.

Acara tersebut juga bertepatan dengan hari kelahiran RA Kartini. Dalam buku Door Duisternist Tot Licht juga diceritakan bahwa RA Kartini pernah berobat di klenteng tersebut sampai dia sembuh.

Sementara pada Sabtu, (22/04/2023), yang diprediksi akan menjadi Hari Raya Idul Fitri bagi umat Islam, juga bertepan dengan hari kelahiran Dewa Hian Thian Shian Tee, di mana umat Khong-Hucu juga akan melakukan sembahyang besar.

“Bertepatan dengan lima peristiwa besar tersebut harapannya dapat terjadi kebersamaan atau toleransi antar umat beragama,” kata Warsono.

Baca juga: Kisah RA Kartini yang Hidupnya Terselamatkan Setelah Dapat Obat dari Kelenteng Hian Thian Siang Tee

Dia menambahkan, pada Minggu (23/04/2023) akan dilakukan sembahyang Khee- Khia, khusus bagi anak-anak yang di Kwee-Pang (anak yang akan diasuh atau menjadi anak angkat) pada saat Hari Kelahiran Dewa Hian Thian Shian Tee.

Warsono berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat terutama masyarakat Welahan untuk membantu menyukseskan pelaksanaan kirab nantinya.

“Karena ada kaitannya dengan pendapatan masyrakat yang setiap tahun ditunggu-tunggu. Sebab para tamu nantinya tidak hanya dari Jepara tapi dari berbagai wilayah di Indonesia,” tambahnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER