Ingin Menginspirasi Sesama Disabilitas, Obby Dirikan Kedai Jahe Rempah

BETANEWS.ID, PATI – Mengenakan kaus panjang dengan penutup kepala, lelaki itu tampak begitu cekatan meracik aneka rempah ke sebuah gelas untuk menjadi sebuah minuman. Meski memiliki keterbatasan tangan bagian kanannya tidak berfungsi sempurna, namun hal itu tak menjadi penghalang.

Usai minuman tersebut selesai diracik, kemudian diseduh dengan air panas. Beberapa rempah seperti jahe, kunir, asam Jawa, secang, kencur hingga kayu manis, tampak tercampur di dalam gelas ukuran besar tersebut. Selanjutnya minuman itu disuguhkan kepada salah satu pelanggan yang sudah memesan di Kedai Jahe Rempah tersebut.

Baca juga: Usung Konsep Tradisional Industrial, Jahe Rempah Ingin Jangkau Berbagai Genre

-Advertisement-

Lelaki bernama Obby Achmad Widiyanto tersebut mengatakan, bahwa minuman rempah-rempah di kedainya cukup ramai peminatnya.Ia pun menceritakan awal mula mendirikan kedai minuman berbahan dasar rempah-rempah tersebut.

“Awalnya, saya dengan teman berpikir dan merencanakan usaha apa yang cocok. Terus teman saya itu merekomendasikan jahe rempah. Karena apa, jahe rempah ini belum ada di Pati. Sedangkan banyak hasil bumi kita justru diserap di kota lain,” ujar Obby.

Yang tak kalah penting menurutnya, motivasi dirinya mendirikan Kedai Jahe Rempah tersebut, untuk memberikan inspirasi kepada disabilitas lainnya. Bahwa, dengan kondisi dirinya sebagai penyandang disabilitas, juga mampu untuk mendirikan usaha bahkan membuka lapangan pekerjaan.

“Jadi, jangan takut untuk bergerak. Apa yang sudah direncakanan harus diimplementasikan. Harus diwujudkan, walaupun kita memiliki keterbatasan,” imbuhnya.

Menurutnya, ia memulai usaha tersebut dengan modal sekitar Rp 50 juta. Biaya itu, untuk menyewa lahan, hingga pembangunan tempat usaha.

Baca juga: Es Dawet Ireng Durian, Manis Legitnya Bikin Kita Pingin Batal Puasa

Ia pun menjelaskan, ketika sebelum memutuskan menyewa tempat tersebut sebagai tempat usaha, ia telah melakukan riset terlebih dahulu.

“Kami meriset dulu. Jalan ini apakah ramai, berapa kendaraan yang lewat, sehari ada berapa. Jadi jangkauan kita di Pati harus luas, bahkan sampai luar Pati. Termasuk usaha apa yang belum ada di Pati dan jahe rempah ini belum ada,” tuturnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER